Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
38 Kambing dari Jember Ditolak di Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Meski ada larangan pengiriman hewan ternak dari pulau Jawa ke Bali pascapenyebaran virus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Bali, masih saja ada yang mencoba mengirim hewan ternak secara ilegal seakan-akan tidak ada jeranya.
Hal ini terbukti dari pengiriman 38 ekor kambing pada Rabu (24/08/2022) yang digagalkan Anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk.
Dari informasi, kambing yang tanpa dilengkapi sertifikat dari karantina Jember ini hendak dikirim ke sejumlah tempat di Bali.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol I Gusti Putu Dharmanatha menjelaskan, pengiriman sapi itu diketahui petugas di pos II Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 04.35 WITA, dalam sebuah mobil pikap S 9206 AE. Saat dilakukan pemeriksaan, bak terbuka yang ditutup terpal berisi kambing sebanyak 38 ekor.
"Kambing tanpa menyertakan atau dilengkapi surat kesehatan daerah asal dan sertifikat kesehatan karantina," jelasnya.
Sementara sopir pikap pengangkut kambing, Wawan Darmawan (40) mengaku mendapatkan upah sebesar 700 ribu rupiah. Padahal dia sudah mengetahui adanya larangan pengiriman hewan ternak ke Bali pasca merebaknya virus PMK.
"Saya disuruh angkut kambing ini dengan upah Rp700 ribu. Terkait aturan larangan, saya sudah tahu tapi ya mumpung tidak ada muatan akhirnya mau," jelasnya.
Setelah dilimpahkan ke Balai Karantina Pertanian Wialayah Kerja Gilimanuk, 38 kambing tersebut akan ditolak untuk dikembalikan ke pulau Jawa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli