Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 8 Agustus 2026
38 SD di Karangasem Butuh Perbaikan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Puluhan bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri yang ada di Kabupaten Karangasem memerlukan perbaikan.
Kabid PP SD dan SMP Disdikpora Karangasem, I Gusti Bagus Jaya ditemui baru - baru ini di ruang kerjanya membenarkan kondisi tersebut.
Ia menjelaskan, berdasarkan data yang dimilikinya, dari total 355 SD Negeri yang ada di Kabupaten Karangasem, sekitar 38 SD saat ini perlu mendapatkan perbaikan.
"Dalam kondisi rusak sedang hingga berat sekitar 38 sekolah dasar, kita usulkan agar mendapatkan perbaikan di tahun 2023, dari hasil peninjauan kondisi sekolah - sekolah tersebut memang perlu mendapat penanganan," jelas Gus Jaya.
Untuk memastikan kondisi sekolah yang memang benar benar perlu mendapat penanganan, pihaknya juga intens turun meninjau langsung ke sekolah sekolah, untuk mengetahui mana yang sementara masih bisa dipergunakan dan mana yang memang harus segera mendapatkan penanganan.
Baca juga:
Rombongan Siswa Naik Truk Disorot KPPAD Bali
Sementara itu di tahun 2022 ini, ada 19 sekolah yang mendapat penanganan, diantaranya 10 sekolah mendapat renovasi ruang kelas dan 9 sekolah mendapat bantuan pembangunan seperti pembangunan ruang guru, ruang UKS dan toilet.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4339 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1464 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 957 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 889 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun