Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
41 Kasus Gigitan Anjing Rabies di Karangasem di April 2022
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Memasuki bulan Mei 2022, Kasus gigitan Anjing rabies di Kabupaten Karangasem terus alami peningkatan.
Berdasarkan data yang diperoleh, hingga akhir bulan April 2022 lalu sudah ada sebanyak 41 kasus gigitan anjing rabies yang ditemukan di Karangasem.
Dari seluruh kasus gigitan anjing rabies tersebut, sebanyak 22 kasus ditemukan dalam rentang waktu bulan Januari hingga Maret 2022 lalu. Sedangkan sisanya sebanyak 19 kasus ditemukan pada bulan april hingga awal Mei 2022 ini.
Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem, Putu Gede Suwata Brata dikonfirmasi Sabtu (7/4/2022) menyebutkan, kasus gigitan anjing rabies paling banyak ditemukan di wilayah Kecamatan Rendang.
"Di Kecamatan Rendang ada 13 kasus gigitan, selain itu ada juga di wilayah Tianyar Barat, Kecamatan Kubu termasuk kasus sangat aktif pula," ujarnya.
Dengan adanya lonjakan kasus gigitan tersebut, saat ini pihaknya sedang melaksanakan vaksinasi massal di beberapa lokasi yang menjadi prioritas dan terdapat kasus aktif.
Ia berharap, masyarakat ikut berperan aktif dan mendukung pelaksanaan terutama bagi kepala wilayah di Desa yang aktif agar penyebaran bisa ditekan melalui vaksin.
Selain itu masyarakat yang mengetahui adanya gejala klinis agar melapor ke petugas puskeswan yang ada di Kecamatan.
"Masyarakat yang gemar memelihara anjing agar tidak membiarkan anjingnya berkeliaran berinteraksi dengan anjing liar dijalan maupun di pasar. Kalau ada anjing liar yang berkeliaran di sekitar wilayahnya agar melaporkan ke petugas, " terang Suwata Brata.
Selain itu, Desa adat maupun Desa Dinas juga diharapkan agar membuat aturan bagi pemelihara anjing agar dia memiliki tanggung jawab untuk merawat ataupun melakukan vaksin terhadap anjingnya.
"Apabila ada kasus gigitan, agar masyarakat melapor ke petugas puskeswan di kecamatan untuk berkoordinasi dengan kadus atau Perbekel mengambil langkah- langkah pencegahan gigitan berlanjut," tandasnya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4307 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1460 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 953 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 887 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 778 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun