Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
545 Warga Karangasem Terima BLT BBM
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Warga Karangasem mulai menerima bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) yang digelontorkan Pemerintah pusat pasca adanya penyesuaian harga BBM beberapa waktu lalu.
Seperti yang terpantau pagi ini, Jumat (9/9/2022) ratusan warga Kelurahan Padangkerta, Karangasem penerima bantuan tersebut terlihat berdatangan ke balai masyarakat setempat antri untuk mengambil bantuan.
Kepala Kelurahan Padangkerta, I Gusti Bagus Triantarayasa dikonfirmasi mengatakan, jumlah warga di Kelurahan Padangkerta yang menerima bantuan langsung tersebut berjumlah 567 orang.
Mereka menerima bantuan langsung tunai sebesar Rp.500 ribu yang berasal dari BLT sembako satu bulan sebesar Rp.200 ribu dan BLT BBM sebesar Rp.300 ribu untuk bantuan selama dua bulan.
"Penyalurannya tadi pagi mulai pukul 08.00 WITA sampai dengan 14.00 WITA dilakukan langsung oleh pihak Kantor Pos. Dari data jumlah penerima tersebut yang sudah terealisasi sebanyak 545 penerima," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karangasem, I Komang Daging dikonfirmasi terkait jumlah penerima BLT di Kabupaten Karangasem mengaku belum mendapat data terkait berapa jumlah penerimanya di Karangasem.
"Kami belum mendapat datanya, karena itu disalurkan langsung oleh Kantor Pos," kata Komang Daging.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4376 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1478 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1358 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 967 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 903 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun