Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
7 Mobil Kecelakaan Beruntun di Tol Surabaya, 1 Bayi Jadi Korban
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tujuh mobil terlibat kecelakaan beruntun di KM 713+000 jalur A Tol Surabaya - Mojokerto (Sumo), Sabtu (13/4) malam. Satu bayi berusia 7 bulan jadi korban.
Kanit PJR Polda Jatim III, AKP Yudiyono mengatakan, semula satu kendaraan yang tidak diketahui identitasnya melaju dari Mojokerto ke Surabaya berada di lajur tengah.
"Setibanya di KM 713+000 jalur A Tol Surabaya - Mojokerto, [mobil paling depan] diduga melakukan pengereman mendadak dan kendaraan tersebut ditabrak dari belakang kendaran Suzuki XL 7," kata Yudiyono saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Minggu (14/5).
Selanjutnya di lokasi yang sama. lima kendaran di belakangnya menabrak Suzuki XL 7, yakni Toyota Fortuner, Mitsubishi Expander, dua Toyota Innova dan satu Suzuki XL 7 lainnya, dan satu Daihatsu Xenia.
"Dengan posisi terakhir kedua Kendaraan berada jalur cepat menghadap ketimur," ujarnya.
Akibat kecelakaan itu, R bayi berusia tujuh bulan Warga Medokan Ayu, Surabaya mengalami benjol di kepala. Dia dilarikan ke rumah sakit setempat untuk penanganan.
Yudiyono mengtakan situasi dan arus lalu lintas pada saat kejadian ramai lancar, cuaca juga cerah. Sedang penyebab kecelakaan disebut karena pengemudi tak konsentrasi dan tidak menjaga jarak aman.
"Patut diduga pengemudi kurang konsentrasi dan tidak menjaga jarak aman kendaraan sehingga terjadi laka lantas," pungkasnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 976 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 888 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 807 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 508 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 405 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun