Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
71 Persen Warga Jakarta Tolak Jokowi Nyapres
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Warga DKI Jakarta tidak setuju Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi ikut dalam pencalonan presiden (capres) 2014. Hal itu menyusul menurunnya kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi dalam menangani permasalahan banjir dan kemacetan di ibu kota. "Menguatnya pesimisme terhadap kinerja dan kapabilitas Jokowi akhirnya berdampak pada tingkat dukungan publik DKI terhadap wacana pencapresan Jokowi," kata peneliti senior Lembaga Survei Nasional (LSN) Dipa Pradipta, di Jakarta, Minggu (9/2/2014).
Menurut dia, lebih dari separuh warga DKI Jakarta tidak menyetujui jika mantan Wali Kota Solo itu maju memperebutkan kursi nomor satu di republik ini.
"Mayoritas publik DKI, 71,2% mengaku kurang setuju jika Jokowi maju sebagai capres pada Pemilu 2014. Hanya 27,5% saja yang menyatakan setuju Jokowi diusung sebagai capres 2014," tandasnya.
Untuk diketahui, survei yang dilakukan pada 10-26 Januari 2014 itu dilakukan pada 790 responden warga DKI usia minimal 17 tahun, melalui teknik pengambilan sampel secara multistage random sampling, dengan margin eror 3,5%.
Selain itu survei dilakukan dengan teknik wawancara tatap muka dengan kuesioner. Survei dilakukan di lima wilayah administrasi DKI Jakarta.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan