Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Akademisi Sebut Bali Tidak Perlu Bangun Sirkuit
BERITABALI.COM, BADUNG.
Akademisi Universitas Udayana (Unud) yang juga Wakil Dekan I Fakultas Pariwisata Universitas Udayana, Dr. I Nyoman Sukma Arida, M.Si, menyebutkan, meskipun di Lombok dibangun sirkuit MotoGP, namun Bali tidak perlu berupaya ikut membangun sirkuit.
Karena, kata dia, masing-masing daerah harus mempunyai segmen pasar sendiri-sendiri. Misalnya Bali, harus tetap menampilkan keunikan sendirinya yaitu, wisata budayanya.
"Masing-masing harus mempunyai segmen pasar, kalau Lombok sekarang dikembangkan Sport Tourismnya sedangkan Bali harus tetap dengan penampilannya yaitu, wisata budayanya atau keunikan Bali itu sendiri atau tidak harus mengikuti daerah lain karena, mungkin tidak sesuai dengan budaya Bali itu sendiri," jelasnya, Minggu (20/3) di Badung.
Menurutnya, Bali harus tetap kuat dan tak harus menuruti keinginan wisatawan. Adat, budaya, kuliner, alam maupun subak yang dibanggakan dan harus dipertahankan sehingga tidak jauh bergeser.
"Justru pergeseran ini nantinya akan membuat orang malah bingung dan timbul pertanyaan Bali ini sebenarnya apa ditawarkan," katanya.
Selain itu Bali tidak perlu khawatir akan sepi pengunjung saat Lombok mempunyai sircuit itu sangat berlebihan karena masing- masing wilayah memiliki daya tarik sendiri.
Mengingat Mandalika juga termasuk ke dalam lima kawasan prioritas utama yang akan dikembangkan seperti, Labuan Bajo, Danau Toba, Borobudur, kemudian Lombok dengan Mandalikanya ini akan dikembangkan Pemerintah pusat dengan ikonnya adalah sircuit Moto GP.
"Dengan adanya hal ini Bali harus optimis karena, penontonnya tidak bisa semuanya menginap di Lombok karena di situ kekurangan akomodasi," cetusnya.
Tidak dapat dipungkiri dengan adanya sirkuit Mandalika dapat menjadi daya tarik untuk Bali, sebab menurutnya penonton MotoGP yang dari luar negeri juga ingin mengunjungi Bali. Atau, lanjutnya, sebelum menonton MotoGP mereka yang juga dari beberapa daerah, dapat sementara tinggal di Bali, baru kemudian lanjut ke Lombok.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 644 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 528 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan