Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Akademisi Sebut Bali Tidak Perlu Bangun Sirkuit
BERITABALI.COM, BADUNG.
Akademisi Universitas Udayana (Unud) yang juga Wakil Dekan I Fakultas Pariwisata Universitas Udayana, Dr. I Nyoman Sukma Arida, M.Si, menyebutkan, meskipun di Lombok dibangun sirkuit MotoGP, namun Bali tidak perlu berupaya ikut membangun sirkuit.
Karena, kata dia, masing-masing daerah harus mempunyai segmen pasar sendiri-sendiri. Misalnya Bali, harus tetap menampilkan keunikan sendirinya yaitu, wisata budayanya.
"Masing-masing harus mempunyai segmen pasar, kalau Lombok sekarang dikembangkan Sport Tourismnya sedangkan Bali harus tetap dengan penampilannya yaitu, wisata budayanya atau keunikan Bali itu sendiri atau tidak harus mengikuti daerah lain karena, mungkin tidak sesuai dengan budaya Bali itu sendiri," jelasnya, Minggu (20/3) di Badung.
Menurutnya, Bali harus tetap kuat dan tak harus menuruti keinginan wisatawan. Adat, budaya, kuliner, alam maupun subak yang dibanggakan dan harus dipertahankan sehingga tidak jauh bergeser.
"Justru pergeseran ini nantinya akan membuat orang malah bingung dan timbul pertanyaan Bali ini sebenarnya apa ditawarkan," katanya.
Selain itu Bali tidak perlu khawatir akan sepi pengunjung saat Lombok mempunyai sircuit itu sangat berlebihan karena masing- masing wilayah memiliki daya tarik sendiri.
Mengingat Mandalika juga termasuk ke dalam lima kawasan prioritas utama yang akan dikembangkan seperti, Labuan Bajo, Danau Toba, Borobudur, kemudian Lombok dengan Mandalikanya ini akan dikembangkan Pemerintah pusat dengan ikonnya adalah sircuit Moto GP.
"Dengan adanya hal ini Bali harus optimis karena, penontonnya tidak bisa semuanya menginap di Lombok karena di situ kekurangan akomodasi," cetusnya.
Tidak dapat dipungkiri dengan adanya sirkuit Mandalika dapat menjadi daya tarik untuk Bali, sebab menurutnya penonton MotoGP yang dari luar negeri juga ingin mengunjungi Bali. Atau, lanjutnya, sebelum menonton MotoGP mereka yang juga dari beberapa daerah, dapat sementara tinggal di Bali, baru kemudian lanjut ke Lombok.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4536 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2002 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun