Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Akhir Cekcok Gara-gara Musik di Ketewel Viral
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Video cekcok antarwarga di Desa Ketewel, Kecamatan Gianyar, yang sempat viral di media sosial memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Menindaklanjuti beredarnya video tersebut, aparat keamanan bersama perangkat desa melakukan klarifikasi dan mediasi guna memastikan situasi tetap kondusif.
Bhabinkamtibmas Desa Ketewel Aiptu I Kadek Sipin Wijaya bersama Babinsa I Wayan Suparta mendatangi lokasi kejadian di Gang Batan Ampel, Banjar Pabean, Desa Ketewel, Jumat (5/6/2026) sore.
Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Lingkungan serta Kelian Adat Banjar Pabean untuk melakukan penelusuran terhadap peristiwa yang terekam dalam video dan beredar luas di media sosial.
"Dari hasil konfirmasi kepada salah satu pihak yang terlibat, diketahui peristiwa tersebut berawal dari teguran terkait suara musik yang diputar pada pagi hari dan berujung kesalahpahaman antara kedua belah pihak," ujar Sipin.
Berdasarkan hasil klarifikasi di lapangan, diketahui bahwa permasalahan tersebut sebenarnya telah diselesaikan secara kekeluargaan pada 29 Mei 2026. Namun, video kejadian yang kembali beredar di media sosial membuat peristiwa itu kembali menjadi perhatian publik.
Dalam proses mediasi, aparat bersama perangkat desa mengingatkan kedua belah pihak untuk menjaga hubungan baik sebagai sesama warga serta mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat.
Selain itu, mereka juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keharmonisan sosial di wilayah Desa Ketewel agar situasi tetap aman dan kondusif.
Kelian Adat Banjar Pabean dalam kesempatan tersebut turut mengingatkan bahwa setiap tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat di wilayah Desa Adat Ketewel dapat dikenakan sanksi adat sesuai ketentuan awig-awig yang berlaku.
Upaya mediasi yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil positif. Kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai dan berkomitmen menjaga hubungan baik ke depannya.
"Kedua belah pihak menerima arahan yang diberikan, menyatakan saling memahami, berkomitmen tidak mengulangi kejadian serupa, dan mengakhiri permasalahan dengan berjabat tangan sebagai tanda perdamaian," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5970 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2303 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan