Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Akibat Perubahan Iklim, Produksi Kopi Bali Menurun
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Akibat adanya perubahan iklim, produksi kopi Bali mengalami penurunan antara 40 hingga 50 persen.
Berdasarkan data Dinas Perkebunan Bali, penurunan produksi kopi Arabika di Bali mencapai 55 persen, sementara kopi Robusta mencapai 45 persen. Sebelumnya tingkat produksi kopi di Bali mencapai 3200 ton per tahun untuk kopi Arabika dan 13.000 ton per tahun untuk kopi Robusta.
Kepala Dinas Perkebunan Bali Made Sudartha menyatakan, dampak perubahan iklim telah menyebabkan gugur bunga pada pohon kopi.
“Dampak perubahan iklim menyebabkan pembentukan bunga tidak terjadi, bahkan bunga yang terbentuk tidak mengalami persarian sehingga gugur. Sehingga buah yang jadi itu sejak awal jumlahnya sedikit,” ujar Made Sudartha.
Sudartha menambahkan, akibat penurunan produksi harga kopi di Bali saat ini mengalami kenaikan yang signifikan. Kopi Robusta yang biasanya Rp. 13.000 per kilogram, kini telah mencapai harga Rp. 22.000 per kilogram. Sedangkan untuk kopi arabika sebelumnya hanya Rp. 31.000 perkilogram, saat ini telah menyentuh harga Rp. 57.000 per kilogram.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5545 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3485 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2337 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1174 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan