Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Alasan Mudik Lebih Awal: Tradisi Hingga Lepas Kangen

Kamis, 21 April 2022, 18:10 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Alasan Mudik Lebih Awal: Tradisi Hingga Lepas Kangen.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Menyambut Hari Raya Lebaran, beberapa pemudik memilih mudik lebih awal. Selain rindu berkumpul dan bertemu keluarga, alasan mereka mudik lebih awal lantaran menjalankan sebuah tradisi dilakukan menjelang Lebaran.

Pemudi asal Kediri, Kodri seorang TKI di Malaysia mengatakan, telah tiga tahun lamanya tidak pernah pulang merayakan Lebaran di kampung karena terjebak Lockdown disana.

Akhirnya momen dibukanya penerbangan dimanfatkan pulang berkumpul merayakan Lebaran bersama keluarga di Jawa.

"Saya TKI yang telah terkena Lockdown dua kali atau tiga tahun lamanya tidak dapat pulang. Baru sejak dibukanya penerbangan baru dapat balik dan sekalian berlebaran," katanya di Terminal Mengwi, Badung, Rabu, (20/4).

Tentu rasa kangen untuk berkumpul bersama keluarga selama ini ia redam selama 3 tahun. Sehingga momen mudik tahun ini betul-betul dimanfatkannya untuk dapa bersilaturahmi bersama keluarga di kampung.

"Ya karena ada Corona itu. Jadinya saya tidak bisa pulang selama tiga tahun lamanya. Akhirnya, momen sambut Lebaran ini saya manfatkan berlebaran melepas kangen dengan keluarga di Kediri", bebernya.

Selanjutnya, Yuzup pemudik asal Malang mengaku mudik lebih awal karena memang merupakan kebiasaan (tradisi) di tempatnya di Jawa, yakni dua minggu sebelum Lebaran sudah ada di rumah agar dapat mempersiapkan pelaksanaan menyambut Hari Raya Lebaran.

"Memang kebiasaan orang Jawa seperti itu, ada lebih awal mudik dan ada juga mudik dilakukan satu minggu sebelum Lebaran tiba," ujarnya.

Sebelumnya ia telah 5 bulan tinggal di Bali hampir tidak pernah pulang. Akhirnya lebaran kali ini ia bisa pulang ke Jawa.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami