Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 27 Mei 2026
Ancaman Korut dan China, Jepang Tertarik Beli Rudal Jelajah AS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Jepang dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk membeli rudal jelajah Tomahawk buatan Amerika Serikat untuk menghadapi ancaman rudal dan nuklir Korea Utara dan China.
Antara menyebut ketertarikan Jepang tersebut disampaikan oleh sejumlah sumber pemerintah Jepang pada Jumat (28/10) dan menjadi salah satu upaya yang dilakukan guna mendapatkan kemampuan untuk menonaktifkan rudal negara musuh di wilayah negara Asia Timur itu.
Disebutkan bahwa pemerintah Jepang sedang menjajaki pembelian rudal jarak menengah AS, yang dapat diluncurkan di laut, di tengah ancaman rudal dan nuklir Korut serta aktivitas militer China yang gencar.
Pemerintahan Perdana Menteri Fumio Kishida bermaksud untuk mendeklarasikan kepemilikan perlengkapan serangan militer saat pemerintah Jepang memperbarui pedoman utama keamanan jangka panjang negara itu pada akhir tahun ini.
Langkah Kishida itu dinilai kontroversial di Jepang karena negara itu telah lama memegang posisi kebijakan keamanan yang berorientasi pada pertahanan diri secara eksklusif di bawah konstitusi yang menolak perang.
Sebelumnya, Jepang, bersama dengan AS dan Korea Selatan, telah mengeluarkan peringatan bagi Korut terkait isu uji coba nuklir negara yang dipimpin oleh Kim Jong Un itu.
Ketiga negara menyebut akan memberikan respons yang “tidak tertandingi” jika Korut nekat menggelar uji coba nuklir.
Al Jazeera melaporkan bahwa peringatan itu dirilis pada hari Rabu (26/10) di tengah adanya kekhawatiran AS dan sekutunya bahwa Korut sedang bersiap untuk menggelar uji coba bom nuklir untuk pertama kali sejak 2017, yang juga akan menjadi uji coba nuklir ketujuhnya.
“Kami mendesak [Korut] untuk menahan diri dari melakukan provokasi yang lebih jauh,” kata Wakil Menteri Luar Negeri AS, Wendy Sherman, yang juga menyebut tindakan Korut “sembrono” dan mengganggu stabilitas kawasan.
Baca juga:
5.600 Migran Tewas Di Rute Eropa Sejak 2021
Ia juga mengatakan bahwa AS akan menggunakan kemampuan militernya secara maksimal, “termasuk pertahanan nuklir, konvensional, dan rudal”, untuk melindungi Jepang dan Korsel yang merupakan sekutunya di kawasan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2179 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2036 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1510 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1397 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli