Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Angin Kencang, Antisipasi Pohon dan Properti Rawan Tumbang
BERITABALI.COM, BADUNG.
Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengatakan dari prediksi kecepatan angin di wilayah Bali belum masuk kategori ekstrem yakni apabila di atas 25 knot atau 45 km/jam.
Kondisi angin sekarang dinilai memang mengalami peningkatan kecepatan angin jika dibandingkan dengan beberapa hari sebelumnya tetapi masih normal.
"Kecepatan angin masih diprediksi dapat mencapai 36 km/jam. Kondisi angin masih normal," jelas Prakirawan Cuaca Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, Putu Agus Dedy Permana di Badung, Sabtu (17/7/2021).
Kendati demikian, ia mengimbau jika memang ada properti yang rawan rusak saat ada peningkatan kecepatan angin agar segera dilakukan tindakan antisipasi.
"Perlu dilakukan antisipasi dari peningkatan kecepatan angin ini seperti antisipasi terhadap pohon, baliho, atau properti lainnya yang rawan tumbang atau rusak saat terjadi peningkatan kecepatan angin," ujarnya.
Adapun peningkatan kecepatan angin terjadi hampir di seluruh wilayah Bali terutama di wilayah yang dekat dengan pesisir.
Dirinya menambahkan, kemungkinan untuk dua hari ke depan masih akan berlangsung kondisi yang sama seperti sekarang dan untuk hari berikutnya agar selalu melihat perkembangan terkini dari BMKG.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4515 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2330 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1977 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun