Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
APBD Perubahan Badung 2026 Disetujui, DPRD Badung Minta Atensi Soal Infrastruktur dan Kebakaran
beritabali/ist/APBD Perubahan Badung 2026 Disetujui, DPRD Badung Minta Atensi Soal Infrastruktur dan Kebakaran.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026 mendapat persetujuan dari seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung.
Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan DPRD Badung Tahun Sidang 2026-2027 yang digelar di Ruang Sidang Utama Gosana, Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Jumat (11/9/2026).
Tiga fraksi di DPRD Badung, yakni Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Golkar, dan Fraksi Gerindra, menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan APBD Perubahan Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.
Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti, didampingi para wakil ketua dan dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, mengatakan seluruh fraksi pada prinsipnya menyetujui rancangan APBD Perubahan 2026.
"Jadi dari ketiga fraksi itu dapat saya simpulkan bahwa tentang Rancangan APBD Perubahan 2026 ini semua fraksi dapat menyetujui," sebutnya.
Meski memberikan persetujuan, masing-masing fraksi tetap menyampaikan sejumlah saran dan catatan kepada Pemerintah Kabupaten Badung. Masukan tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah, khususnya sektor pariwisata yang menjadi salah satu sektor strategis Badung.
"Sebagai lembaga legislatif pasti ada saran dan catatan. Dari beberapa saran itu saya kira semuanya konsentris untuk pembangunan di Badung ini, terutama yang berhubungan dengan pariwisata," katanya.
Salah satu perhatian DPRD Badung adalah penguatan infrastruktur di sejumlah kawasan yang menjadi kantong pariwisata. Kawasan Petitenget dan wilayah Badung bagian utara menjadi beberapa lokasi yang turut mendapat penekanan agar pembangunan dan peningkatan infrastruktur terus diperhatikan.
Selain sektor pariwisata dan infrastruktur, DPRD Badung juga mengingatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
Kondisi kemarau panjang yang diperkirakan masih berlangsung hingga sekitar November dinilai perlu mendapat perhatian. Terlebih, sejumlah kejadian kebakaran sebelumnya terjadi ketika kondisi cuaca kering.
"Karena hari ini sampai nanti mungkin bulan November ini adalah kemarau panjang, jadi mengingat kejadian-kejadian sebelumnya banyak juga terjadi kebakaran," jelasnya.
Perangkat daerah teknis pun diminta meningkatkan koordinasi dengan aparat di tingkat bawah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat deteksi dan penanganan apabila muncul potensi kebakaran di wilayah Kabupaten Badung.
"Kita harapkan pemerintah, terutama OPD teknis, agar selalu mengkomunikasikan dan berkoordinasi dengan aparat bawahnya supaya hal-hal itu tidak terjadi lagi, terutama tentang kebakaran," terangnya.
Dengan disetujuinya Rancangan APBD Perubahan 2026 oleh seluruh fraksi, proses pembahasan selanjutnya diharapkan berjalan sesuai tahapan hingga ditetapkan menjadi APBD Perubahan Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.
Editor: Redaksi
Reporter: DPRD Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan