Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Arsip UFO AS Akan Dibuka, Ahli Sebut Ada Citra Satelit Misterius

Rabu, 18 Maret 2026, 11:43 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/AFP/Rekaman radar yang dirilis oleh Pentagon pada 27 April 2020, menunjukkan UFO yang biasa disebut sebagai video Gimbal.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Pemerintah Amerika Serikat dikabarkan menyimpan sejumlah bukti terkait fenomena benda terbang tak dikenal atau UFO yang dinilai cukup mengejutkan. Informasi tersebut mencuat setelah adanya rencana pembukaan dokumen yang selama ini bersifat rahasia.

Mantan pejabat intelijen pertahanan, Christopher Mellon, mengungkapkan bahwa arsip pemerintah mencakup berbagai foto dan video yang menunjukkan objek tak dikenal dengan karakteristik yang tidak biasa.

Menurutnya, salah satu bukti paling menarik adalah citra satelit yang memperlihatkan objek di luar angkasa yang diduga bukan hasil teknologi manusia.

“Kita memiliki citra satelit tentang pesawat yang jelas tidak terlihat seperti apa pun yang telah kita bangun atau konstruksi,” kata Mellon dikutip dari New York Post.

Istilah yang kini digunakan pemerintah untuk menyebut fenomena tersebut adalah UAP (Unidentified Aerial Phenomena), menggantikan istilah UFO yang lebih populer di masyarakat.

Dorongan untuk membuka dokumen ini muncul setelah arahan dari Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump, yang meminta berbagai lembaga terkait untuk menyiapkan berkas mengenai UFO, alien, serta informasi lain yang berkaitan dengan fenomena tersebut.

Sejumlah instansi seperti Pentagon, badan intelijen, hingga lembaga energi disebut memiliki data relevan yang dapat diungkap ke publik. Namun hingga kini, belum ada kepastian mengenai waktu dan detail dokumen yang akan dirilis.

Mellon menyebut, terdapat banyak rekaman video yang sebenarnya sudah dinilai tidak lagi bersifat rahasia sejak beberapa tahun lalu, tetapi belum dipublikasikan.

 

"Ada sejumlah besar video dari sumber yang sama yang dinilai tidak terklasifikasi pada tahun 2018 — kamera senjata di F18, video [Radar Inframerah Pandangan Depan] — yang telah ditahan dari publik," katanya.

Ia juga mengaku telah melihat sebagian dari materi tersebut.

"Saya tahu ada karena saya telah melihat beberapa di antaranya," kata Mellon, menambahkan, "Dan tidak ada alasan rasional yang dapat saya pikirkan mengapa video-video itu ditahan."

Meski demikian, ia tidak meyakini bahwa dokumen yang akan dirilis nantinya akan secara langsung membuktikan adanya kontak dengan makhluk luar angkasa.

Sementara itu, anggota Senat AS, Mike Rounds, mendorong agar proses pengungkapan dilakukan secara transparan, namun tetap mempertimbangkan aspek keamanan nasional.

Ia menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada publik tanpa mengorbankan rahasia militer yang sensitif. (sumber: New York Post)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami