Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 11 Juni 2026
Aspal Landasan Pacu Terkelupas, Bandara Ngurah Rai Sempat Tutup 4 Jam
Rabu, 4 Mei 2016,
20:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Denpasar. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Badung, sempat ditutup total selama 4 jam. Ditutupnya bandara yang menjadi pintu gerbang wisatawan mancanegara akibat terjadinya pengelupasan aspal di landasan pacu.
Hal ini dibenarkan oleh General Manager (GM) PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Trikora Harjo.
"Iya telah terjadi pengelupasan aspal di runway 09," ucap Trikora saat dihubungi awak media, Rabu malam (4/5/2016).
Saat ini, kata Trikora, pengelupasan aspal landasan pacu tersebut masih dalam tahap perbaikan.
"Kurang lebih pengelupasannya 100 sentimeter x 70 sentimeter dari ujung barat 800 meter run way," jelasnya.
Untuk itu, Trikora memastikan jika Bandara Ngurah Rai kemungkinan akan ditutup untuk jangka waktu empat jam ke depan. "Karena hal itu, bandara dinyatakan close mulai pukul 18.07 Wita hingga pukul 21.50 Wita," paparnya.
Penutupan bandara satu-satunya di Bali diketahui saat seorang penumpang bernama Nyoman yang mengaku telah berada di dalam pesawat yang akan mengantarnya ke Yogyakarta. Namun sayang, selama dua jam lebih pesawat yang ditumpanginya hanya berputar-putar didalam kawasan bandara Ngurah Rai.
Barulah, beberapa saat kemudian pihak Bandara Ngurah Rai menginformasikan jika aspal bandara tengah mengalami gangguan sehingga seluruh penerbangan ditunda untuk sementara waktu.[bbn/dws]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026