Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 5 Mei 2026
Astronom Temukan Tujuh Planet Mirip Bumi
Sabtu, 25 Februari 2017,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Florida. Para astronom mendeteksi keberadaan tujuh planet seukuran Bumi yang mengorbit satu bintang layaknya suatu tata surya.
Para peneliti mengatakan ketujuh planet tersebut berpotensi memiliki air dalam bentuk cair (likuid) di permukaan, namun tergantung sifat-sifat lain dari planet-planet tersebut.
Meski demikian, hanya tiga planet yang terletak pada zona 'habitasi' posisi yang dianggap dapat menunjang kehidupan, demikian lansir BBC News.
Sistem eksoplanet yang padat itu mengorbit Trappist-1, bintang bermassa-rendah, bersuhu relatif dingin, dan berjarak 40 tahun cahaya dari Bumi.
[pilihan-redaksi]
Planet-planet itu dideteksi menggunakan teleskop ruang angkasa Spitzer milik NASA dan sejumlah observatori di Bumi.
Pemimpin riset Michael Gillon dari Universitas Liege di Belgia mengatakan, planet-planet itu berdekatan satu sama lain dan sangat dekat dengan bintangnya, yang mengingatkan kita pada bulan-bulan di sekitar Jupiter.
"Namun, bintang itu begitu kecil dan dingin sehingga ketujuh planet itu 'temperata,' yang berarti mereka bisa memiliki air likuid di permukaannya, dan mungkin juga kehidupan -dalam bentuk tertentu," ujarnya.

Peneliti lainnya, Amaury Triaud dari Universitas Cambridge, Inggris, mengatakan tim peneliti menggunakan istilah 'temperata' untuk memperluas persepsi tentang habitabilitas atau kemampuan suatu planet menunjang kehidupan.
Tiga planet Trappist-1 termasuk dalam definisi tradisional zona habitasi, yaitu planet dengan temperatur permukaan yang mendukung keberadaan air dalam fase cair, dengan tekanan atmosfer yang cukup.
Namun, Triaud meyebut jika planet terjauh dari bintang induk, Trappist-1h, memiliki atmosfer yang memerangkap panas secara efisien --lebih mirip atmosfer Venus ketimbang Bumi-- planet tersebut mungkin dapat menunjang kehidupan.
"Akan sangat mengecewakan jika Bumi merepresentasikan satu-satunya tempat yang memiliki habitabilitas di alam semesta," katanya. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 409 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 356 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 352 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026