Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Astronom Temukan Tujuh Planet Mirip Bumi
Sabtu, 25 Februari 2017,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Florida. Para astronom mendeteksi keberadaan tujuh planet seukuran Bumi yang mengorbit satu bintang layaknya suatu tata surya.
Para peneliti mengatakan ketujuh planet tersebut berpotensi memiliki air dalam bentuk cair (likuid) di permukaan, namun tergantung sifat-sifat lain dari planet-planet tersebut.
Meski demikian, hanya tiga planet yang terletak pada zona 'habitasi' posisi yang dianggap dapat menunjang kehidupan, demikian lansir BBC News.
Sistem eksoplanet yang padat itu mengorbit Trappist-1, bintang bermassa-rendah, bersuhu relatif dingin, dan berjarak 40 tahun cahaya dari Bumi.
[pilihan-redaksi]
Planet-planet itu dideteksi menggunakan teleskop ruang angkasa Spitzer milik NASA dan sejumlah observatori di Bumi.
Pemimpin riset Michael Gillon dari Universitas Liege di Belgia mengatakan, planet-planet itu berdekatan satu sama lain dan sangat dekat dengan bintangnya, yang mengingatkan kita pada bulan-bulan di sekitar Jupiter.
"Namun, bintang itu begitu kecil dan dingin sehingga ketujuh planet itu 'temperata,' yang berarti mereka bisa memiliki air likuid di permukaannya, dan mungkin juga kehidupan -dalam bentuk tertentu," ujarnya.

Peneliti lainnya, Amaury Triaud dari Universitas Cambridge, Inggris, mengatakan tim peneliti menggunakan istilah 'temperata' untuk memperluas persepsi tentang habitabilitas atau kemampuan suatu planet menunjang kehidupan.
Tiga planet Trappist-1 termasuk dalam definisi tradisional zona habitasi, yaitu planet dengan temperatur permukaan yang mendukung keberadaan air dalam fase cair, dengan tekanan atmosfer yang cukup.
Namun, Triaud meyebut jika planet terjauh dari bintang induk, Trappist-1h, memiliki atmosfer yang memerangkap panas secara efisien --lebih mirip atmosfer Venus ketimbang Bumi-- planet tersebut mungkin dapat menunjang kehidupan.
"Akan sangat mengecewakan jika Bumi merepresentasikan satu-satunya tempat yang memiliki habitabilitas di alam semesta," katanya. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026