Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Badung Gelontor BLT PPKM bag 216 KK Desa Bongkasa Pertiwi

Selasa, 3 Agustus 2021, 13:55 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Penyerahan BLT PPKM di Desa Bongkasa Pertiwi.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Sebanyak 216 KK di Desa Bongkasa Pertiwi, Badung telah menerima Bantuan Langsung Tunai atau BLT dari Pemkab Badung tahap I telah dilakukan pada Sabtu, 31 Juli 2021 lalu.

Adapun persyaratan penerima BLT adalah warga miskin atau kurang mampu atau kehilangan pekerjaan di luar ASN/PNS/TNI/Polri/Tenaga Kontrak/Perangkat Desa. Jadi yang belum menerima BLT dipastikan termasuk ASN/PNS/TNI/Polri/Tenaga Kontrak/Perangkat Desa yang masih tersisa sekitar 275 KK.

"Masing-masing KK memperoleh Rp 300.000," kata Sekretaris Desa Bongkasa Pertiwi IG.A Gede Wiadnyana, Senin (2/8) di Badung.

Ia menyebutkan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya di lapangan seperti belum sinkronnya data penerima antara satu bantuan dengan bantuan lainnya dan banyaknya jenis bantuan  turun sehingga menyebabkan proses verifikasi berjalan lama.

"Banyak data yang harus dipadukan, juklak atau juknis yang berubah-rubah sehingga membingungkan dalam pelaksanaannya," ucapnya.

Ia mengharapkan kepada warga desa khususnya dapat berpikir rasional dan positif, yakin pandemi ini akan segera berlalu, tetap jaga kesehatan dan jalankan ptotokol kesehatan secara ketat.

Selain itu, dirinya mengharapkan kepada Pemerintah Badung, setiap kebijakan yang akan disampaikan ke masyarakat seyogyanya dipastikan dulu regulasi dan juklak juknisnya sehingga apa yang disampaikan sudah pasti dan tidak terjadi perbedaan persepsi di masyarakat. 

"Kebijakan Bapak Bupati yang niatnya sangat baik sebelum disampaikan ke masyarakat sebaiknya dikoordinasikan terlebih dahulu dengan dinas terkait atau tenaga ahli dan pejabat terkait seharusnya jangan takut untuk mengingatkan beliau jika kebijakan tersebut tidak bisa dijalankan atau berbenturan dengan aturan sehingga, bisa dicarikan alternatif kegiatan lain. Tentu Ini demi terjaganya wibawa pemerintah dan kebijakan yang disampaikan ke masyarakat bisa langsung dilaksanakan oleh pelaksana terbawah tanpa menimbulkan riak-riak yang tidak perlu," paparnya.

Ia meyakini dan percaya Pemerintah sudah berusaha melakukan yang terbaik untuk masyarakat dan untuk itu ia mengajak agar saling bersinergi mengatasi pandemi ini.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami