Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Badung Genjot IKD, Bansos Digital Lebih Tepat Sasaran
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Kabupaten Badung terus mendorong transformasi digital dalam pelayanan publik melalui pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai kunci utama dalam meningkatkan ketepatan sasaran bantuan sosial.
Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan aktivasi IKD sekaligus sosialisasi piloting digitalisasi bantuan sosial bagi agen pendamping yang dilaksanakan serentak di enam kecamatan, Selasa (5/5/2026).
Kepala Dinas Sosial Badung, I Gde Eka Sudarwitha, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendataan sekaligus aktivasi IKD bagi para agen yang terlibat dalam program digitalisasi bantuan sosial.
“Provinsi Bali, khususnya Kabupaten Badung, ditunjuk sebagai lokasi piloting digitalisasi bansos. Ini merupakan bentuk transformasi pelayanan dan kinerja pemerintah berbasis digital, terutama dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, ke depan seluruh program bantuan sosial akan terintegrasi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, sehingga menciptakan interoperabilitas data antar instansi dan meminimalisir kesalahan penyaluran.
“Melalui sistem ini, seluruh data penerima manfaat akan terhubung, sehingga meminimalisir kesalahan dan meningkatkan ketepatan sasaran. Terlebih lagi, Badung menjadi salah satu lokasi yang akan dikunjungi Presiden dalam rangka pelaksanaan piloting ini,” tambahnya.
Dalam implementasinya, pemutakhiran data masyarakat akan dilakukan melalui portal perlindungan sosial yang dapat diakses secara mandiri maupun melalui bantuan agen pendamping seperti tokoh masyarakat, kepala lingkungan, hingga kelian banjar dinas.
“Agen memiliki peran penting dalam membantu masyarakat mengaktivasi IKD serta memperbarui data mereka. Kedepan, masyarakat juga diharapkan dapat melakukan pembaruan data secara mandiri,” jelasnya.
Program ini mencakup berbagai jenis bantuan sosial, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan, layanan BPJS Kesehatan, hingga bantuan pendidikan seperti Program Indonesia Pintar dan Bidikmisi, yang seluruhnya berbasis data terintegrasi.
“Tujuan utama dari digitalisasi ini adalah menghindari kebocoran serta memastikan bantuan tepat sasaran, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” tegas Sudarwitha.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Badung, I Nyoman Rudiarta, mengungkapkan bahwa pihaknya bertanggung jawab dalam melakukan aktivasi IKD bagi seluruh agen yang telah ditetapkan.
“Dari total 1.444 agen, saat ini baru sekitar 46 persen yang telah melakukan aktivasi IKD. Oleh karena itu, hari ini kami melaksanakan aktivasi secara serentak di seluruh kecamatan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa aktivasi IKD kini dapat dilakukan di berbagai lokasi, tidak hanya di kantor Disdukcapil, tetapi juga di kantor kecamatan dan desa yang telah dilengkapi operator.
“Kami memberikan kemudahan bagi para agen untuk melakukan aktivasi di berbagai lokasi, baik di desa, kecamatan, maupun di Disdukcapil,” jelasnya.
Rudiarta turut mengajak masyarakat Badung untuk segera mengaktifkan IKD, mengingat ke depan layanan ini akan terintegrasi dengan berbagai sektor seperti PLN, Samsat, perbankan, hingga BPJS.
“melalui integrasi ini, nantinya akan terlihat kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih komprehensif. Fitur perlindungan sosial juga akan dimasukkan ke dalam IKD untuk mendukung program ini,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5970 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2303 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan