Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Bali Gagal Optimalkan Pemanfaatan Air Bersih
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bali dinilai gagal dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan air bersih. Kondisi ini akan membawa Bali dalam ancaman krisis air bersih pada 2015 mendatang. Saat itu Bali akan mengalami kekurangan pasokan air bersih mencapai 1500 liter per detik.
Ketua Pusat Studi Pembangunan Berkelanjutan Universitas Udayana Dr. Dharma Putra menyebutkan krisis air ini terjadi akibat meningkatnya pertumbuhan perumahan dan makin bertambahnya jumlah kamar hotel di Bali. Sedangkan cukup banyak sumber air bersih yang bersumber dari sungai terbuang ke laut, seperti yang terjadi di Tukad Unda dan Tukad Penet
“Coba kita lihat mulai Telaga Waja, Unda, Petanu, Oos, Ayung, Terus Penet, itu semuanya terbuang, yang baru termanfaatkan kan hanya Tukad Badung dengan Estuaridam. Estuaridam itu saja bisa menyiapkan air yang cukup besar bagi wilayah Nusa Dua, itu kapasitas sebenarnya 900 liter per detik, tetapi karena keterbatasan infrastrukturnya baru hanya menyiapkan 300 an liter per detik,” jelas Dr. Dharma Putra
Dharma Putra merekomendasikan agar pemerintah daerah Bali segera membangun infrastruktur untuk memanfaatkan air sungai yang terbuang. Apalagi dari Tukad Unda Saja saat ini jumlah air yang terbuang mencapai 1800 liter per detik dan dari Sungai atau Tukad Penet mencapai 300 liter perdetik.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5545 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3485 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2337 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1178 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan