Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Bali Layak Jadi Pusat World Music
nusa dua
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Nusa Dua. Bali dinilai layak menjadi pusat pengembangan World Music. Alasannya hingga saat ini hanya Bali yang mampu mempertahankan keberadaan musik tradisional dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia maupun di dunia. Selain itu Bali juga selalu menjadi salah satu tempat pilihan bagi group band ataupun musisi dunia untuk pentas.
Direktur Lokaswara Franky Raden, menyatakan bermain musik bagi masyarakat Bali bukan sebagai sebuah kewajiban atau pekerjaan untuk mendapatkan uang, tetapi menjadi sebuah gaya hidup. Hal ini dibuktikan dengan berkembangnya musik tradisional secara lestari mulai dari tingkat kelompok seni, banjar serta desa.
“Latihan di banjar setiap hari, mau ada upacara agama mau tidak tetap latihan, itu menurut saya kekuatan luar biasa, artinya rohnya masih ada, masih hidup, kalau dia maestro itu kerjaan sambilan bisa saja , yang jadi masalah memang mungkin pemusik tradisi kita belum bisa hidup dari musik, ini kalau Bali sudah menjadi pasar dunia, saya harapkan benar-benar bisa hidup dari musik,” kata Franky Raden, di Nusa Dua (6/11/2013).
Franky Raden menegaskan pemerintah harus menyadari bahwa Bali memiliki musical cultur capital, sehingga sudah selayaknya pemerintah memberikan dukungan baik material dan moral. Sementara di daerah lainnya pelestarian musik terutama musik tradisional hanya ditampilkan untuk acara tertentu.(mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 553 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 552 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 371 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 316 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun