Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Balita 13 Bulan Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi Terminal Penarukan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang balita berusia 13 bulan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di saluran irigasi kawasan Terminal Penarukan, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (12/7) itu kini masih dalam penanganan aparat kepolisian.
Kapolsek Kota Singaraja Kompol Gede Juli saat dikonfirmasi pada Selasa (14/7) membenarkan adanya laporan tersebut. Usai menerima informasi, anggota kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
"Benar, kami menerima laporan adanya seorang balita yang ditemukan di saluran irigasi kawasan Terminal Penarukan. Anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan meminta keterangan para saksi," ujar Kompol Juli.
Berdasarkan hasil penyelidikan, korban diketahui bernama Putu Putra Widi Widiana Yasa. Saat kejadian, korban bersama keluarganya mengunjungi rumah kerabat di kawasan Terminal Penarukan sekitar pukul 08.00 Wita.
Setibanya di lokasi, korban dititipkan kepada sang kakek karena anggota keluarga lainnya pergi ke sebuah toko untuk membeli perlengkapan sekolah.
Namun ketika keluarga kembali sekitar pukul 10.30 Wita, korban sudah tidak berada di dalam rumah. Keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar rumah, kawasan terminal, hingga menyusuri saluran irigasi di sekitar lokasi.
Sekitar pukul 12.25 Wita, korban akhirnya ditemukan di dalam saluran irigasi dalam kondisi tidak sadarkan diri.
"Korban langsung dievakuasi oleh keluarga dan dibawa ke RSU Kertha Usada Singaraja untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia," ungkap Kompol Juli.
Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim medis menemukan adanya luka lebam pada bagian dahi korban yang diduga akibat benturan saat terjatuh ke saluran irigasi. Meski demikian, petugas memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh balita tersebut.
"Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan adanya unsur kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat tenggelam," jelas Kompol Gede Juli.
Saat ini, kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kronologi kejadian.
Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua di Kabupaten Buleleng, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di sekitar saluran irigasi, sungai, maupun lokasi lain yang berpotensi membahayakan keselamatan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun