Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Bandara Ngurah Rai Siapkan 2 Ruangan Khusus
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bandara Ngurah Rai Bali semakin meningkatkan kesiagaan guna mengantisipasi penyebaran wabah flu babi Meksiko. Setelah RSUP Sanglah Denpasar, kini Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Ngurah Rai juga menyiapkan ruangan khusus bagi penumpang yang diduga terjangkit virus flu babi.
Ruangan khusus bagi penumpang yang diduga terjangkit virus flu babi ini terletak di dalam areal kedatangan internasional Bandara Ngurah Rai. Sementara satu ruangan khusus lainnya terletak di Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Ngurah Rai.
“Pada ruangan khusus ini ditempatkan 2 orang dokter dan 8 orang perawat yang dibagi dalam tiga shift atau jam kerja. Sebuah ambulance khusus juga telah disiapkan untuk mengevakuasi penumpang yang positif terjangkit virus flu babi ke RSUP Sanglah,” jelas Kepala KKP Bandara, Nyoman Murtiyasa.
Penyiapan ruangan khusus bagi suspect flu babi di Bandara Ngurah Rai maupun di RSUP Sanglah Denpasar ini mendapat kritik dari ahli virus Universitas Udayana Bali. Ruangan yang disiagakan di bandara maupun RSUP Sanglah dinilai sangat rentan terhadap penularan virus flu babi.
“Untuk penanganan pasien suspect flu babi, pemerintah harus menyiapkan sebuah rumah sakit khusus yang terpisah dari pasien umum lainnya. Selain infrastruktur yang khusus, tenaga medis seperti dokter dan perawatnya juga harus khusus,” jelas Kepala Lab. Biomedik Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, I Gusti Ngurah Mahardika.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 975 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 792 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 611 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 567 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik