Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Bantuan Beras dari Kemensos di Jembrana Diragukan Kualitasnya
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bantuan puluhan kilogram beras PPKM Darurat dari Kemensos RI di Kabupaten Jembrana belum didistribusikan ke warga karena kualitasnya diragukan.
Terbukti dari beberapa warga yang menerima beras tersebut mengaku mengeluh dengan kualitasnya. Dari informasi sejumlah warga yang menerima, beras 5 kilogram yang diterima tersebut bercampur warna kuning. Memang dari sepintas beras tersebut tampak bagus, namun setelah diteliti beras tersebut agak berwarna kekuningan.
Sehingga di beberapa desa di Jembrana belum berani menyalurkan. Dari informasi yang diperoleh, beras ini dipasok langsung dari pihak penyalur dari Kemensos. Sebelum disalurkan ke sejumlah kantor desa/kelurahan, beras ditaruh di dekat Kantor Camat Negara.
Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jembrana, I Made Dwipayana saat dikonfirmasi Rabu (04/08/2021) mengatakan, dirinya mengaku telah menarik sejumlah beras bantuan Kemensos RI yang dikeluhkan warga.
“Beras tersebut sudah ditarik dan akan diganti oleh penyalur tersebut. kemarin transpoter tani datang malam-malam. Dan terus tadi kami berkeliling di Desa Tegalbadeng Barat dan Kaliakah diskusi tentang berasnya,” jelasnya.
Dwipayana menambahkan, berasnya bervariasi terutama warnanya, ada beberapa kantong yang agak kekuningan dan ada beberapa butir saja yang agak coklat muda. Meski demikian, ia menampik bau apek, secara umum beras bersih tidak ada kutu.
Secara keseluruhan, beras masih masuk kategori beras medium, namun, kata dia, belum diketahu hasilnya jika dimasak jadi nasi seperti apa. Pihaknya menunda penyaluran di 2 desa dari pengakuan warga tersebut. Namun setelah dicek rencananya besok, Kamis (5/8/2021) dibagikan.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 558 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 424 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 424 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan