Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Banyak Warna Partai, Kapolsek Sukawati Minta Jaga Kondusivitas
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Suasana politik yang menghangat di pusat, tidak memengaruhi wilayah Kecamatan Sukawati, Gianyar.
Kapolsek Sukawati Kompol I Wayan Johni Eka Cahyadi, SE, menyatakan situasi tetap kondusif berkat peranan Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat.
"Astungkare selama ini, pengamanan kami sudah maksimal," ujar dia.
Baca juga:
Kapolres Tabanan Geser Sejumlah Kapolsek
Di musim kampanye saat ini, masyarakat Sukawati dinilai sudah pandai dan memahami keadaan. "Masyarakat sudah pintar berpolitik mana yang baik dan tidak," ungkap dia.
Di Sukawati juga banyak warna, baik merah, kuning, putih. "Selama ini tidak ada masalah soal warna. Kalau memang ada kampanye, tidak saling gesekan," jelas dia.
Adapun peran bhabinkamtibmas terus memantau wilayah. "Justru pemilu ini ajang mempererat. Sekarang tujuan pemerintah begitu, tujuannya agar pemilu happy," ungkap dia.
Dikatakan bahwa kecamatan Sukawati terdiri dari 12 desa. "Semuanya ada caleg. Semua pelayanan kami di desa sama. Kami layani 24 jam. Begitu ada kejadian, bhabinkamtibmas langsung antisipasi," jelasnya.
Tidak saja diatensi, juga langsung ditangani dan diselesaikan. "Contoh tadi ada pengamanan orang gila, sudah selesai, sudah damai," ungkap dia.
Adapun upacara sudah ditanggung oleh keluarga.
Selain itu, Bendesa adat juga diminta membantu situasi kondusif di masing-masing daerah. "Saat pengamanan tetap kami minta saling bantu. Harus ada peran masyarakat dalam pengamanan," ujarnya.
Dia berharap pemilu damai. "Pesan agar jaga masyarakat dan kondusif terjaga. Pemilu aman dan lancar, silahkan beda pilihan, kondisi harus aman," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli