Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Bapas Karangasem Jadi Daya Tarik Studi Tiru
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Karangasem mendapatkan kunjungan dari Bapas Kelas II Jember dalam rangka kegiatan studi tiru guna pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK).
Selain itu, kedatangan Bapas Jember ke "Gumi Lahar" ini, guna pemberdayaan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas) dan pembentukan Pondok Singgah (Griya Abhipraya).
Kepala Bapas Karangasem, I Kadek Dedy Wirawan Arintama mengucapkan selamat datang di kantor Bapas Karangasem dan terimakasih karena sudah memilih Bapas Karangasem sebagai partner untuk belajar.
"Kehadiran rekan-rekan dari Bapas Jember merupakan media untuk saling bertukar informasi dan pengalaman dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, bukan ajang untuk saling merasa paling baik," ujar Kadek Dedy.
Pada kesempatan tersebut Kepala Bapas Karangasem memaparkan esensi pembangunan zona integritas seperti role model pimpinan, komitmen, konsistensi, perubahan pola pikir dan budaya kerja serta pentingnya inovasi yang betul-betul berakar dari kebutuhan pengguna layanan.
Ketua pembangunan zona integritas Bapas Karangasem kemudian melanjutkan paparan dengan memberikan gambaran mengenai kegiatan-kegiatan pembangunan zona integritas menuju WBK yang telah dilaksanakan Bapas Karangasem sepanjang tahun 2021 hingga akhirnya bisa meraih predikat WBK.
Kepala Bapas Jember, Wahyu Andayati mengungkapkan bahwa Bapas Jember secara umum juga telah menerapkan hal-hal terkait pembangunan zona integritas seperti yang telah dilakukan Bapas Karangasem, hanya saja ada suatu hal pembeda yang masih belum dimiliki Bapas Jember dan ingin terus digali dari Bapas Karangasem.
“Kami masih belum menemukan faktor faktor yang bisa mengantarkan Bapas Jember meraih predikat WBK, dan berharap senantiasa diberi kesempatan untuk belajar dari Bapas Karangasem hingga bisa menemukan faktor tersebut," ujar Wahyu.
Dalam kegiatan ini juga disertai berkunjung ke salah satu Pokmas Lipas sekaligus Pondok Singgah Agro Abian Salak yang berada di Desa Sibetan, Selat, melihat langsung sarana prasarana maupun penerapan mekanisme pembedayaan Pokmas Lipas serta Pondok Singgah (Griya Abhipraya).
Kepala Divisi Pemasyarakatan Gun Gun Gunawan menyambut baik kegiatan bertukar pengalaman ini sebagai penerapan Corporate University yang didenggungkan Kemenkumham.
“Studi tiru merupakan kegiatan benchlearning (saling belajar dan tukar pengalaman) untuk perbaikan kinerja secara keseluruhan, maka diharapkan budaya kerja yang adaptif semakin berkembang pada Bapas Karangasem maupun Bapas Jember,” tutur Kakanwil Kemenkumham Bali, Anggiat Napitupulu.
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4312 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1461 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 956 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 888 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 782 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun