Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 16 September 2026
Bappelitbang Tabanan Kembali Mantapkan Nikosake Melalui FGD II
Kamis, 7 Juni 2018,
15:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com,Tabanan. Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan gelar Focus Discussion Group (FGD) II yang bertujuan untuk memantapkan diskusi pada FGD I pada Kamis (17/5) bulan lalu, tentang Pengembangan Agribisnis Terintegrasi Berbasis Kearifan Lokal dan Pariwisata di Kawasan Nikosake.
[pilihan-redaksi]
Kegiatan yang dilangsungkan pada Kamis (7/6) kemarin, di Kurnia Village Restaurant, Beraban, Kediri, dibuka oleh Kepala Bappelitbang Pemkab Tabanan IB. Wiratmaja didampingi oleh Kabid Lingkungan Hidup & SDA I Gede Alit Yasa , Komang Ayu Rustini dan Putu Sutawan, Direktur PD. Dharma Shantika I Putu Sugi Darmawan, serta Pak Farid selaku Konsultan Smart City Asia.
Kegiatan yang dilangsungkan pada Kamis (7/6) kemarin, di Kurnia Village Restaurant, Beraban, Kediri, dibuka oleh Kepala Bappelitbang Pemkab Tabanan IB. Wiratmaja didampingi oleh Kabid Lingkungan Hidup & SDA I Gede Alit Yasa , Komang Ayu Rustini dan Putu Sutawan, Direktur PD. Dharma Shantika I Putu Sugi Darmawan, serta Pak Farid selaku Konsultan Smart City Asia.
FGD kali ini kembali menggandeng 50 ahli dibidangnya, diantaranya perwakilan dari OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan serta perwakilan dari 5 Desa di Kawasan Nikosake. IB. Wiratmaja menegaskan FGD II ini sangat penting mengingat Nikosake ini akan dijadikan Peraturan Daerah (Perda) maka diperlukan uji materi, perincian dan perencanaan yang matang.
Alumni ITN Malang itu juga menjelaskan di dalam menjalankan kawasan Nikosake ini nantinya sebagai ikon Pariwisata baru yang lebih menekankan pada activity tourism.
"Mari kita kembangkan kawasan ini dengan serius, tidak tertuju hanya pada obyek wisata saja. Tapi lebih menekankan kepada aktivitas masyarakat berbasis kearifan lokal", ucapnya.
Dijelaskan juga bahwa, agribisnis terintegrasi ini mempunyai tujuan utama mengembangkan perekonomian masyarakat di bidang pertanian. Menggerakkan ekonomi masyarakat terlebih dahulu dan setelah ekonomi berjalan otomotis pariwisata bergerak.
[pilihan-redaksi2]
"Jangan sampai pariwisata nantinya merajai sedangkan ekonomi tidak berjalan. Kita jalankan ekonomi terlebih dahulu, setelah ekonomi berjalan otomotis agribisnis berbasis kearifan lokal dan pariwisata bisa terwujud", jelas Lulusan Fakultas Planologi, ITN Malang tersebut.
"Jangan sampai pariwisata nantinya merajai sedangkan ekonomi tidak berjalan. Kita jalankan ekonomi terlebih dahulu, setelah ekonomi berjalan otomotis agribisnis berbasis kearifan lokal dan pariwisata bisa terwujud", jelas Lulusan Fakultas Planologi, ITN Malang tersebut.
Dirinya berharap agar seluruh ahli yang hadir serius mengikuti FGD II ini karena Nikosake ini akan menjadi Peraturan Bupati (Perbup) dan bulan depan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Ditekankan juga selain serius, juga harus hati-hati dalam merencanakan apa nantinya yang akan dituangkan dalam dokumen Nikosake.
"Kalau salah kasihan Pak. Kalau berhasil, maka akan ada nikosake yang lain dan ini menjadi percontohan, maka dari itu kita harus cermati, fokus dan serius. Gelorakan semangat Jengah. Kalau jengahnya tidak digelorakan, maka kita akan melempem terus. Mohon fokus dulu," sambung Wiratmaja. (bbn/rlstbn/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5474 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3471 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2305 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1101 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026