Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
BaYu Masuk Pasar, AS Naik Helikopter
Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Di hari yang kedua, pelaksanaan kampanye Pilkada di Gianyar berlangsung semakin menarik saja. Masing-masing kandidat memilih cara dan upayanya sendiri dalam meraih dukungan dan simpati warga Gianyar.
Kandidat Cabup, Anak Agung Bharata dan Cawabup, Putu Yuda Tema dalam kampanye kali ini memilih larut di hiruk pikuknya keramaian Pasar Oleh-Oleh Sukawati Gianyar. Terlihat, paket BaYu dan Tim Suksesnya tengah sibuk membagi-bagikan sepucuk bunga kepada para pedagang dan pengunjung pasar.
Baca juga:
3 Pasar Hewan di Karangasem Tutup 2 Minggu
Beda BaYu, beda lagi dengan kandidat Cabup Ir Tjokorda Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace dan Cawabup Dewa Sutanaya. Kandidat usungan Koalisi Rakyat Gianyar (KRG) ini lebih memilih untuk tampil di hadapan massa pendukungnya dengan sedikit ‘kehebohan’.
Dengan mengambil lokasi di Lapangan Astina Ubud, Cok Ace-Sutanaya tampil dihadapan ribuan masa pendukungnya dengan menggunakan Helikopter sambil membagi-bagikan stiker.
Derungan suara baling-baling Helikopter yang membelah angkasa pada waktu itu, memancing gemuruh suara tepuk tangan dan seruan para pendukungnya. Tak pelak, peristiwa itu menjadi tontonan heboh warga yang tinggal di sekitar lokasi lapangan. (art)
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2956 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2019 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun