Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
BBPOM Cek Takjil di Dalung, Ini Hasil Uji 15 Sampel
BERITABALI.COM, BADUNG.
Balai Besar POM (BBPOM) Denpasar, kembali melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap produk pangan olahan menu takjil.
Setelah sebelumnya menyasar Kota Denpasar, Gianyar, kini selanjutnya ke Kabupaten Badung bersama instansi terkait di Pemerintahan Kabupaten Badung.
Dengan pengambilan sampel sebanyak 15 sampel denga hasil tidak ditemukan bahan olahan mengandung bahan berbahaya khususnya di daerah Dalung Permai, Badung.
"Ada dua hal yakni, sertifikasi pangan kita lakukan untuk melihat produk dijual dan kedua hari ini melakukan pengawasan terhadap jajanan buka puasa untuk memberikan kepada masyarakat dan menjamin bahwa produk pangan dijual aman, bermanfaat, dan bermutu," papar Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Denpasar, Drs. I Made Bagus Gerametta, Apt, Senin (11/4).
Hari ini, lanjutnya, pihaknya melakukan sampling secara acak panganan yang sering terlihat ditambahkan bahan berbahaya. Dari hasil uji sebanyak 15 sampel menu makanan yang diambil semuanya diketahui memenuhi syarat.
"Jadi, dari sampel kami ambil produk pangan dijual untuk jajanan buka puasa memenuhi syarat atau tidak ada bahan berbahaya yang sering digunakan untuk pangan. Ada 15 jenis sampel diambil ada, Roti Kukus yang warna merah atau kuning, kemudian es Blewah berwarna, Es campur, kemudian Tahu. Kita memilih 15 sample secara acak yang kita curigai saja," paparnya.
Biasanya yang marak disalah gunakan ada 4 jenis bahan berbahaya seperti, Formalin, Boraks, Rhodamin B dan Mhetanil Yellow.
Ia menuturkan ada bahan tambahan yang sebenarnya diizinkan dalam pangan dan ada juga yang tidak.
"Bahan yang tidak diizinkan untuk pangan kita periksa khususnya dicurigai makanan dengan warna mencolok atau memakai pengenyal seperti, Bakso maupun Lontong," paparnya.
Ia mengingatkan agar sebelum membeli takjil masyarakat dapat melihat kebersihannya, jangan terlalu membeli makanan yang berwarna-warna mencolok. Selain itu, agar jangan makanannya berbau kurang enak.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4540 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2353 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2006 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1611 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun