Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 17 September 2026
Bela-Belain Dukung Jokowi, Pasien Lansia Ikut Nyoblos di Rumah Sakit
Kamis, 18 April 2019,
08:47 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Terbaring di rumah sakit dan usia sudah usur, dua pasien lansia di BRSUD Tabanan semangat ikut nyoblos pada Rabu (17/4).
[pilihan-redaksi]
Ketut Wijaya, 75, warga Banjar Jambe Belodan, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan. Ia ikut nyoblos meskipun dalam keadaan sakit karena suka dengan calon presiden Joko Widodo.
Ketut Wijaya, 75, warga Banjar Jambe Belodan, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan. Ia ikut nyoblos meskipun dalam keadaan sakit karena suka dengan calon presiden Joko Widodo.
"Saya lihat di televisi orangnya memang beda, makanya saya semangat ikut memilih. Dan terima kasih kepada petugas sudah mencari ke rumah sakit," ungkapnya saat ditemui di ruang Dahlia.
Wijaya yang menderita penyakit sesak ini dan dirawat selama sepekan memilih Jokowi karena kinerjanya dinilai telah nyata. Serta segala perubahan sudah diperlihatkan. "Gaya membangun Indonesia sangat luar biasa, kalau yang lain masih belum bisa seperti Pak Jokowi," imbuhnya.
Oleh sebab itu ia ingin untuk periode 5 tahun ke depan supaya Jokowi menang kembali. "Perlu kita pertahankan yang seperti ini, meskipun pergantian itu mutlak," kata Wijaya yang saat itu didampingi keluarganya.
Hal serupa pun disampaikan oleh penjaga pasien atas nama Ketut Surini. Jika mertuanya Ni Wayan Siti, 57, ikut nyoblos lantaran ingin memilih Presiden Jokowi. "Mertua saya ini tahu Jokowi dari televisi, tadi dia bisik-bisik agar saya bantuin nyoblos pak Jokowi," tuturnya.
Selain itu menurut Surini, jika mertua juga tahu caleg-caleg yang akan dipilih. Sebab semasih sehat sering bertemu pejabat mengingat Wayan Siti mantan pemangku di Pura Ratu Ayu.
[pilihan-redaksi2]
"Jadi tadi yang dipilih itu adalah sesuai permintaan mertua saya, saya bantu memilih karena mertua lemas," jelasnya.
"Jadi tadi yang dipilih itu adalah sesuai permintaan mertua saya, saya bantu memilih karena mertua lemas," jelasnya.
Sementara itu, petugas KPPS Desa Delod Peken I Putu Aryana mengatakan bahwa KPU Tabanan menugaskan TPS 19 yang ada di Desa Dauh Peken untuk menyasar pemilih di BRSUD Tabanan karena ada di lokasi Desa Dauh Peken.
Dan berdasarkan data ada 3 pasien yang terdaftar untuk memilih. Hanya saja yang memilih dua orang karena satu orang pasien sudah pulang. "Awalnya berdasarkan data yang disetor BRSUD Tabanan ada 180 pasien, hanya saja untuk dapatkan A5 harus mendaftar menggunakan NIK, sementara pasien tersebut sebagian besar mendaftar ke BRSUD tidak memakai NIK tapi memakai BPJS," jelas Aryana. (bbn/tab/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5520 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3480 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2320 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1135 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026