Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Benar-benar Pertukaran Budaya

Hiroshima

Sabtu, 23 Agustus 2008, 21:42 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Acara peringatan 50 tahun persahabatan Indonesia Jepang di Hiroshima berupa pegelaran budaya dua bangsa berlangsung memikat. Pertukaran budaya benar-benar terjadi, warga Jepang dengan fasih memainkan angklung mengiringi lagu Bengawan Solo dan penari Bali diiringi sekehe gong yang semuanya warga Jepang.



Pertunjukan budaya dua bangsa yang berlangsung di Big Hall Aster Plaza Hiroshima ini dihadiri ratusan penonton. Even budaya yang diprakarsai oleh Perhimpunan Keluarga Hiroshima Indonesia dan Persatuan Pelajar Indonesia komisariat Hiroshima ini juga dirangkai dengan pengumpulan dana untuk beasiswa pelajar di Indonesia.

Acara diawali dengan tarian pembuka oleh Perhimpunan Keluarga Hiroshima Indonesia kemudian dilanjutkan dengan permainan angklung oleh kelompok Hiroshima Arumba yang semua anggotanya adalah orang Jepang. Permaianan angklung sangat memikat ketika membawakan lagu bengawan solo dan lagu bahasa kalbu yang biasa dinyanyikan oleh Titi DJ.

Penonton semakin terkesima ketika tarian cendrawasih dan legong keraton yang dibawakan oleh dua penari dari Jembrana Bali diiringi oleh sekehe gong "Bapang Sari" yang semua pemainnya adalah orang Jepang.



Selain menampilkan kesenian musik dan tari, acara juga diisi dengan peragaan busana batik dan kebaya yang diperagakan oleh mahasiswa-mahasiswa Indonesia dan Jepang dari Hiroshima University.



Ketua Perhimpunan Keluarga Hiroshima Indonesia, I Wayan Surasna menyampaikan walaupun dari segi jumlah peserta tidak mencapai target, namun dia puas dengan kualitas pertunjukan. "Penonton sangat puas menyaksikan begitu piawainya orang jepang memainkan alat-alat musik tradisional Indonesia, benar-benar telah terjadi pertukaran kebudayaan," ujar Surasna.

Sementara itu, Ni Komang Astika salah seorang penari dari Jembrana Bali kepada Beritabali.com menyampaikan rasa puasnya diiringi sekehe gong yang anggotanya orang Jepang semua. "Walau hanya latihan beberapa jam menjelang pertunjukan, namun kita tidak mengalami kesulitan untuk berkolaborasi dengan mereka," ujar Komang yang baru duduk di kelas 2 SMAN 1 Negara.

Di akhir acara Indonesian Day, dilakukan pengumpulan dana yang akan digunakan untuk memberikan beasiswa kepada para siswa yang kurang mampu di Bali. (gus)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami