Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 18 Mei 2026
Bersama Warga, Kodim 1617 Jembrana Normalisasi saluran Irigasi Pasca Banjir Bandang
Sabtu, 12 Januari 2019,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bencana Banjir Bandang yang terjadi tiga minggu lalu menyisakan serangkaian dampak salah satunya rusaknya bendungan serta saluran irigasi yang mengairi sawah petani.
Untuk menanggulangi hal itu pada hari Sabtu (12/1) Kodim 1617 Jembrana melaksanakan Karya Bakti dalam rangka Normalisasi Saluran Irigasi Subak Penyaringan, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.
Seperti saat meninjau lokasi pada beberapa waktu lalu, Dandim Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok mengatakan bahwa pihaknya akan membantu pemulihan saluran irigasi tersebut.
Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan Karya Bhakti normalisasi saluran Irigasi tersebut bersama Anggota Yonif Mekanis 741/GN, dengan warga masyarakat guna kelancaran suplai air ke Subak-Subak yang ada di wilayah Desa Penyaringan hingga Desa Tegal Cangkring.
PPL Kecamatan Mendoyo, I Ketut Suardana mengatakan bahwa Saluran Irigasi tersebut menyuplai air ke Subak Penyaringan sebanyak 2 subak di Desa Penyaringan yaitu mengairi Subak Penyaringan 31 hektar, dan Subak Jagaraga 242 hektar sehingga perlu tindakan cepat dalam pemulihan pasca diterjang banjir bandang tersebut.
Pelaksanaan kegiatan karya bakti juha dibantu dengan menggunakan Alat Berat (eskavator) dengan sasaran Normalisasi atau penggalian saluran Irigasi yang tertimbun tanah dan Pembuatan tanggul sementara menggunakan batu pada aliran sungai yang dikerjakan manual secara bergotong royong oleh Warga bersama TNI.
Dandim 1617/Jembrana, Letkol. Kav. Djefry Marsono Hanok menuturkan pada intinya bahwa kegiatan karya bakti dilaksanakan dalam rangka normalisasi saluran irigasi subak.
"Dalam hal ini kami Kodim 1617/Jbr bersama masyarakat/anggota subak berinisiatif membantu masyarakat untuk membersihkan saluran irigasi dan membuat bendungan sementara dengan batu, dengan tujuan agar saluran irigasi tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh warga masyarakat untuk mengairi sawah yg pada saat ini merupakan musim tanam," tegas Dandim.
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1528 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1149 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 999 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 881 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026