Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Biden Sebut Netanyahu Rugikan Israel, Tapi Jamin Tetap Suplai Senjata
beritabali.com/cnnindonesia.com/Biden Sebut Netanyahu Rugikan Israel, Tapi Jamin Tetap Suplai Senjata
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyebut pendekatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam agresinya di Jalur Gaza malah merugikan Negeri Zionis itu alih-alih membantu.
"Dalam pandangan saya, dia merugikan Israel daripada membantu Israel," kata Biden dalam sebuah wawancara yang disiarkan Sabtu (9/3).
Pernyataan ini seakan kian menunjukkan keretakan hubungan antara AS dan Israel buntut perang di Jalur Gaza, Palestina.
Biden beberapa kali dilaporkan 'frustrasi' dengan Netanyahu, karena tak mendengar nasihat Washington. Salah satu nasihat itu ialah meminta Israel menurunkan intensitas serangan di Gaza.
Menurut Biden, Netanyahu "harus lebih memperhatikan" orang tak berdosa yang tewas imbas agresi Zionis. Agresi Israel hingga kini telah menewaskan 30.960 rakyat Palestina, mayoritas korban anak-anak dan perempuan.
"Dia [Netanyahu] harus lebih memperhatikan nyawa tak berdosa yang hilang sebagai konsekuensi dari tindakan yang diambil," ucap Biden, seperti dikutip AFP, Minggu (10/3).
Kendati begitu, Biden tetap mencoba melunak dengan mengatakan Netanyahu "punya hak untuk membela Israel, serta hak untuk terus memburu Hamas."
Biden juga menegaskan tak akan pernah meninggalkan Israel, apalagi memotong bantuan senjata.
"Tidak ada garis merah (di mana) saya ingin memotong semua senjata sehingga mereka tidak memiliki Iron Dome (sistem pertahanan udara) untuk melindungi mereka," ujar presiden berusia 81 tahun tersebut.
Kritikan ini merupakan yang kesekian dilontarkan Biden selama lima bulan agresi Israel di Jalur Gaza.
Pada Kamis (8/3), Biden sempat mengatakan kepada Netanyahu bahwa bantuan kemanusiaan untuk Gaza merupakan hal yang tak bisa ditawar-tawar.
"Kepada pemimpin Israel, saya mengatakan ini: bantuan kemanusiaan tak bisa menjadi pertimbangan sekunder atau tawar-menawar," kata Biden saat pidato kenegaraan.
Biden juga mengaku telah memberi tahu Netanyahu bahwa mereka perlu mengadakan pertemuan "datang kepada Yesus", sebuah ungkapan AS yang mengacu pada kesadaran bahwa seseorang harus memperbaiki arah.
Meski begitu, terlepas dari kritikannya, Biden terus mengirimkan bantuan militer secara cuma-cuma kepada Israel, meski para aktivis telah mendesak pengurangan bantuan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 790 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 722 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 385 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 329 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun