Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 24 Agustus 2026
BMKG Rilis Peringatan Dini Tsunami
Gempa Magnitudo 7,5 di Larantuka
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah gempa kuat terjadi di perairan Larantuka, NTT, pada Selasa (14/12) pagi ini. Gempa berkekuatan magnitudo 7,5 itu pun memicu BMKG merilis peringatan dini tsunami.
"Peringatan Dini Tsunami untuk wilayah: MALUKU, NTB, NTT, SULSEL, SULTRA," tulis pihak BMKG lewat akun media sosialnya, Selasa (14/12).
"#Gempa Magnitudo: 7.5, 14-Des-21 10:20:22 WIB, Lokasi: 7.59 LS, 122.26 BT (112 km BaratLaut LARANTUKA-NTT), Kedalaman: 12 Km," sambung pihak BMKG dalam cuitannya tersebut.
Peringatan dini tsunami itu dirilis selang beberapa menit setelah informasi gempa dengan kekuatan magnitudo 7,5 yang juga disampaikan BMKG melalui akun yang sama.
Pemutakhiran
Selang beberapa menit setelah informasi peringatan tsunami itu, BMKG kembali merilis informasi berupa pemutakhiran data. Setidaknya, ada info kekuatan gempa yang dimutakhirkan menjadi magnitudo 7,4, serta peringatan dini tsunami yang kini hanya disebutkan untuk wilayah NTT.
"Pemutakhiran Peringatan Dini #Tsunami untuk wilayah: NTT, #Gempa Magnitudo: 7.4, 14-Des-21 10:20:23 WIB, Lokasi: 7.59 LS, 122.24 BT (113 km BaratLaut LARANTUKA-NTT), Kedalaman: 10 Km #BMKG" tulis pihak BMKG dalam cuitan terbarunya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4637 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2443 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2091 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1700 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1132 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun