Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Buang Sampah Sembarangan di Bali, Denda Maksimal Rp 50 Juta
Minggu, 10 Juli 2016,
09:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ada yang menarik dari pentas Parade Topeng Panca oleh Sekaa Gong Kencana Wiguna, Banjar Kehen, Desa Kesiman, Petilan, Kec Denpasar Timur, Kota Denpasar dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali XXXVIII, 38 th Bali Art Festival 2016, Jumat (8/7/2016).
Pesta seni bertema "Karang Awak" Mencintai Tanah Kelahiran di Taman Budaya, Art Center Prov Bali 11 Juni sd 9 Juli 2016 ini mengedukasi publik dengan istimewa. Salah satunya, soal buang sampah yang santun dan berbudaya.
MC yang mengantarkan pentas di panggung terbuka Kalangan Ratna Kanda itu tegas menginformasikan kepada audience. "Kami menginformasikan, jangan buang sampah sembarangan! Sesuai dengan Perda Bali? Barang siapa membuang sampah sembarangan, akan dikenai hukuman atau denda maksimal Rp 50 juta rupiah," sebut MC.
Di Pasal 38 Perda No 5 tahun 2011, yang diteken Gubernur Mangku Pastika sejak tanggal 27 Juni 2011 ternyata sudah sangat tegas dan jelas. Si pembuang sampah sembarangan bisa dikenai denda Rp 50 juta maksimal. "Jaga kebersihan dan buanglah sampah di tempatnya," tegas MC berbaju adat Bali warna ungu muda itu.
Maka, dua pementasan sebelumnya, tidak menyisakan sampah berserakan sama sekali. Baik show di Kalangan Ayodya "Dolanan Anak-anak oleh Sanggar Prana Kerti Duta Kabupaten Buleleng" maupun di Kalangan Angsoka "Kesenian Rekonstruksi Sang Hyang Deling oleh Sanggar Sang Hyang Deling Banjar Belong Abang Desa Songgan, Kecamatan Kintamani, Kab Bangli"
Hanya daun-daun kering yang terlepas dari batang pohon disekelilingnya yang sebelum dan sesudah pementasan disapu oleh panitia yang berbaju adat khas Bali. Udeng bermotif dan sarung yang bertenun di ujungnya itu. Penonton pun mengapresiasi berbagai pementasan itu dengan tertib, dan berbudaya. Maklum, selain warga Bali sendiri yang dominan, juga banyak wisman yang antusias dengan kamera dan perlengkapan videonya.
Menteri Pariwisata Arief Yahya yang hadir saat pembukaan Bali Art Festival 2016 bersama Presiden RI Joko Widodo lalu berharap festival yang berjalan satu bulan ini semakin mendunia. Karena pesta kesenian ini memang sudah layak disebut level dunia, jika dilihat dari penampilan dari semua sanggar seni dari berbagai daerah di Bali itu.
"Memang pentas mereka dari masing-masing banjar dan daerah di seluruh kabupaten di Bali itu menggunakan bahasa Bali, tetapi sinopsisnya bisa dipublikasikan di depan, sehingga penonton yang benar-benar tertarik bisa membaca lebih dahulu. Masing-masing pementasan khas bercerita sejarah dan suasana di wilayahnya. Kalau soal performance, sangat layak dan berkelas dunia," kata Arief Yahya. [bbn/inilah/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8358 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5782 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3618 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2448 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026