Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Buka Tutup Jika Cuaca Buruk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Menyambut Natal dan Tahun Baru 2009 (Nataru) pihak ASDP Gilimanuk akan memberlakukan sistem buka tutup penyeberangan jika dalam kondisi cuaca buruk. Namun dari data prakiraan cuaca yang didapat dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), cuaca beberapa hari ke depan diprediksi masih aman untuk penyeberangan.
Dari prakiraan cuaca yang disodorkan BMG, saat suasana liburan menyambut Nataru, iklim di Selat Bali diprediksi akan diwarnai angin. Namun bagi para wisatawan yang hendak menyeberang ke Bali atau ke Jawa melalui Selat Bali tidak perlu khawatir.
Pasalnya, dari prediksi tersebut diketahui angin yang bertiup tidak kencang yang tidak akan mengganggu arus lalu lintas kapal baik yang mengangkut penumpang, barang, atau kendaraan. "Dari prakiraan BMG yang dikirim ke kita, anginnya tidak begitu kencang, kapal masih bisa berlayar," terang Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban ketika ditemui beritabali.com, Minggu (21/12).
Menurut Ospar, kendatipun prakiraan adanya angin tersebut tidak akan membuat kapal bergoyang namun pihaknya tetap mengantisipasi segala perubahan cuaca. "Kita akan tetap melakukan koordinasi dengan pihak Syahbandar. Bisa saja ketika situasi alam tidak memungkinkan untuk berlayar maka kita akan berlakukan sistem buka tutup artinya ketika cuaca membaik maka penyeberangan dibuka namun jika cuaca buruk akan di tutup," terang Ospar.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3038 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2070 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2043 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun