Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Bule Inggris Rampok di Villa, Dituntut 6 Tahun Penjara
BERITABALI.COM, BADUNG.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Badung, menilai terdakwa Gregory Lee Simpson (36) terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
Dalam hal ini terdakwa tidak sendiri, bersama rekannya dalam berkas tuntutan terpisah. JPU Putu Yumi Antari, SH.,menegaskan tuntutan terhadap terdakwa dan rekan-rekannya (2 orang masih buron) berdasarkan kesaksian dari korban dan pembuktian di tempat kejadian.
Korban yang merupakan pasutri warga negara asing dan merupakan rekan mitra kerja dari terdakwa nampak hadir mendengarkan tuntutan jaksa terhadap terdakwa dalam sidang tatap muka di PN Denpasar, Kamis (07/07).
Dalam dakwaan bahwa pria kelahiran High wycombe, 29 Maret 1985, asal Inggris dalam menjalankan aksinya tidaklah sendiri.
Terdakwa melibatkan saksi Nicola Di Santo (Dakwaan terpisah), Mateusz Mariusz Morawa (DPO) dan Brend Stefan Stade (DPO).
Aksi perampokan yang dilakukan sekitar pukul 02.30 WITA, Kamis 11 November 2021 di Villa tempat istri korban yang tinggal menetap selama berinvestasi di Bali. Perbuatannya sebagaimana tertuang dalam Pasal 84 Ayat (1) dan Ayat (2) KUHAPidana.
"Menuntut terdakwa Gregory Lee Simpson pidana penjara selama enam tahun," tuntut Jaksa di persidangan.
Sementara rekannya Nicola Di Santo dalam berkas terpisah oleh jaksa diajukan tuntutan hukuman selama 5 tahun 6 bulan penjara.
Terdakwa Nicola dijerat Pasal 365 ayat (2) ke-1 ke-2 dan ke-3 Jo Pasal 56 ke-2 KUHP.
Adapun Hal- hal yang memberatkan terdakwa : Bahwa Terdakwa tidak mengakui perbuatannya, Terdakwa berbelit-belit dalam memberikan keterangan, perbuatan Terdakwa mengakibatkan luka memar, luka lecet, dan patah tulang dasar penyangga bola mata akibat kekerasan tumpul pada saksi korban Principe Nerini.
Perbuatan Terdakwa telah merugikan saksi korban Principe Nerini secara materiil sebesar Rp.900 juta dan asset digital sebesar $ 552.863,81 USDT atau sebesar $ 552.863,81 US, perbuatan Terdakwa mengakibatkan saksi korban Camilla Guadagnuolo mengalami shock dan trauma.
Perbuatan terdakwa juga telah mencoreng citra Pariwisata Indonesia khususnya Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4554 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2360 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2015 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1620 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1065 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun