Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Buleleng Perkuat Validasi Data Bansos Lewat Bimtek Portal Perlinsos
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat akurasi data penerima bantuan sosial melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan Portal Perlinsos bagi agen Perlinsos se-Kabupaten Buleleng.
Kegiatan yang digelar oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) ini juga dirangkaikan dengan peluncuran inovasi layanan sosial “BESTIE Buleleng”, di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Selasa ( 12/5).
Bimtek penggunaan Portal Perlinsos bagi agen Perlinsos dibuka Secara langsung Bupati Buleleng yang pada kesempatan ini diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng Gede Suyasa dan diikuti seluruh agen perlinsos se-Buleleng.
Sekda Buleleng Gede Suyasa mengatakan, Portal Perlinsos menjadi langkah strategis pemerintah dalam memastikan bantuan sosial tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Melalui sistem tersebut, data masyarakat kategori desil 1 hingga desil 5 akan diverifikasi menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
“Sekitar 103 ribu kepala keluarga di Buleleng akan diverifikasi melalui aplikasi ini. Ketika NIK dimasukkan, sistem akan menampilkan kondisi sosial ekonomi masyarakat sehingga dapat diketahui siapa yang layak menerima bantuan sosial dan siapa yang perlu dievaluasi kembali,” jelasnya.
Menurutnya, validasi data yang lebih akurat akan membantu pemerintah meminimalkan ketidaktepatan penerima bantuan sekaligus meredam kecemburuan sosial di tengah masyarakat. Dalam prosesnya, agen Perlinsos memiliki peran penting untuk membantu masyarakat melakukan penginputan data ke sistem aplikasi.
disinggung mengenai Inovasi Bersama Edukasi Sebaya Tumbuhkan Inspirasi dan Empati (BESTIE) Buleleng, Sekda Suyasa menyampaikan apresiasi atas inovasi yang digagas Dinsos P3A Buleleng. Menurutnya, BESTIE Buleleng akan membantu mempercepat layanan sosial kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan bantuan namun belum terdata dalam sistem perlindungan sosial.
“Kalau ada masyarakat yang melihat warga lain layak menerima bantuan sosial tetapi belum masuk data Perlinsos, itu bisa dilaporkan melalui aplikasi BESTIE dengan memasukkan identitas dan NIK yang bersangkutan. Nantinya akan ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial,” ujar Sekda Suyasa.
Sementara, Kepala Dinsos P3A Buleleng I Putu Kariaman Putra menjelaskan, Dinas Sosial dan P3A sudah menyiapkan sebanyak 1.138 agen Perlinsos untuk mendampingi masyarakat dalam proses penginputan data. Selain dilakukan secara mandiri, masyarakat juga dapat meminta bantuan agen apabila mengalami kendala penggunaan aplikasi.
Pihaknya mengungkapkan masyarakat yang merasa datanya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya diberikan ruang untuk melakukan usul sanggah dengan melampirkan bukti pendukung.
“Misalnya terkait kepemilikan aset atau penggunaan daya listrik yang tidak sesuai fakta di lapangan, itu bisa diajukan sanggahan agar hasil verifikasi lebih tepat,” tutup Kariaman Putra.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5855 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan