Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Bupati Sutjidra Kukuhkan Bunda PAUD Buleleng, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas
beritabali/ist/Bupati Sutjidra Kukuhkan Bunda PAUD Buleleng, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas.
BERITABALI.COM, BULELENG.
Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra menegaskan pentingnya peran Bunda PAUD dalam membangun fondasi pendidikan anak usia dini yang berkualitas sebagai langkah strategis mewujudkan generasi emas Buleleng di masa depan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sutjidra saat mengukuhkan Bunda PAUD Kabupaten Buleleng yakni Ny. Wardhani Sutjidra dan Bunda PAUD Kecamatan Tejakula yakni Ny. Widiani Suyasa di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Senin (13/10).
Dalam arahannya, Bupati Sutjidra menyampaikan bahwa Bunda PAUD memiliki peran sentral sebagai penggerak dan teladan dalam mendorong kepedulian serta partisipasi masyarakat terhadap pendidikan anak usia dini.
“Bunda PAUD adalah tokoh sentral, penggerak utama, dan teladan yang didasari rasa cinta serta kasih sayang. Peran Bunda PAUD sangat penting untuk menggerakkan seluruh elemen masyarakat agar peduli terhadap pendidikan anak-anak usia dini,” tegasnya.
Bupati Sutjidra menekankan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Usia 0–8 tahun adalah masa kritis yang menentukan perkembangan jasmani, rohani, kecerdasan, dan karakter anak. Karena itu, ia meminta Bunda PAUD untuk menjadi jembatan yang menghubungkan proses belajar di sekolah dengan peran orang tua di rumah.
Selain itu, Bupati Sutjidra juga mengingatkan pentingnya penerapan layanan PAUD Holistik Integratif, yaitu layanan yang tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga memperhatikan kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak secara terpadu.
“PAUD yang berkualitas tidak hanya mendidik, tetapi juga memastikan anak-anak mendapatkan layanan yang menyeluruh. Ini juga menjadi bagian penting dari upaya pencegahan stunting,” jelasnya.
Ia juga mendukung gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, tanpa tes calistung (baca, tulis, hitung), agar anak-anak dapat belajar dengan bahagia dan sesuai dengan tahap perkembangannya.
Bupati Sutjidra berharap para Bunda PAUD yang baru dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, bekerja sama dengan pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat untuk menciptakan layanan PAUD yang unggul dan berkarakter.
“Jadilah pahlawan tanpa tanda jasa bagi masa depan anak-anak Buleleng. Mari kita bersama-sama menyiapkan generasi emas yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3916 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3089 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2109 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2055 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun