Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Bupati Tamba Pamerkan Kawasan JKJ Park ke Menteri KKP
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kabupaten Jembrana memiliki luas wilayah Laut kurang lebih 604,24 Km2 merupakan penghasil ikan laut terbesar di Provinsi Bali, dengan potensi lestari sumber daya ikan di wilayah perairan Kabupaten Jembrana sebesar 56.947 ton/tahun.
Potensi tersebut dikagumi oleh Sakti Wahyu Trenggono yang merupakan Menteri Kelautan dan Perikanan RI saat berkunjung ke Pelabuhan Perikanan Nusantara Pengambengan (30/7/21). Dari kunjungan tersebut, Menteri Sakti Wahyu Trenggono berkeinginan “menyulap” PPN Pengambengan menjadi Pelabuhan Internasional Modern.
“Dari kunjungan secara langsung ke PPN, untuk kemudian saya meminta kepada Dirjen Tangkap KKP agar ini diubah menjadi pelabuhan modern sebagai International Fish Market. Selain itu nanti kapal – kapal akan diatur dengan baik dockingnya. Saya berharap di 2022 semua akan bisa dimulai sehingga nantinya akan menjadi pusat pelabuhan perikanan yang modern dan bersih. Karena itu sebagai showcase terdepan internasional,” ucap Trenggono.
Dalam kunjungannya itu, ia didampingi Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Wakil Bupati Jembrana I Gde Ngurah Patriana Krisna, sejumlah dirjen KKP, Pj. Sekda Jembrana I Made Budiasa, serta kepala kepala OPD di lingkungan Pemkab Jembrana.
Sementara itu pada acara tersebut Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampaikan, selain penyampaian potensi alam dan laut Jembrana pada kunjungan tersebut juga Tamba menyempatkan presentasi tentang kawasan JKJ Park (Jagat Kerthi Jembrana) Park di kawasan Tibu Kleneng, Perancak, proyek ini diharapkan mampu meningkatkan PAD Jembrana dua kali lipatnya.
“Ini seperti mimpi di siang bolong dan mendapat kuasa Tuhan. Rencananya akan ada dua kegiatan yang akan dibangun yaitu wisata spiritual dan potensi perikanan laut dan langsung di cek oleh Dirjen. Astungkara ini akan menaikkan PAD kita jika bisa terwujud. Mohon dukungannya,” ungkapnya.
Dirjen Perikanan Tangkap M. Zaini menuturkan sesuai perintah Menteri KKP RI, pihaknya meninjau langsung lokasi yang diusulkan Bupati yang rencakan akan dibangun sentra perikanan tangkap yang akan dikelola oleh swasta.
“Tentunya rencana ini kita akan segara dealkan, karena memang Kabupaten Jembrana ini sangat potensial khususnya sektor perikanan dan kelautannya. Semoga nantinya sentra perikanan ini bisa menggantikan yang terdapat di Benoa, mengingat wilayah Benoa terdapat di tengah-tengah kota di Benoa, saya rasa lama-kelamaan akan diusir, sehingga di kawasan ini akan kita segera siapkan itu, ” tandasnya.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4068 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1400 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 864 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 741 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun