Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
Calon Tunggal di Pilkada Buleleng, PASS Malah Bingung
Sabtu, 5 November 2016,
07:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Teknis metode kampanye bagi calon tunggal yang akan diterapkan pada Pilkada Buleleng 2017, sampai saat ini masih belum jelas. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng menyatakan masih menunggu regulasi resmi dari KPU RI. Padahal Jumat (4/11) , sudah menjadi hari pertama pelaksanaan kampanye Pilkada Buleleng yang akan berlangsung hingga 11 Februari mendatang.
Pada Pilkada Buleleng memang hanya ada satu pasangan calon yang ditetapkan oleh KPU Buleleng. Pasangan tersebut yakni Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra (PASS) yang juga calon petahana. Meski sudah ditetapkan sebagai calon tunggal, pasangan calon ini juga bingung dengan teknis metode kampanye calon tunggal yang harus dilakukan.
Bakal calon Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana mengatakan, saat ini tim kampanye memiliki tantangan berat dalam melakukan sosialisasi dan edukasi politik kepada masyarakat. Tantangan terbesar adalah mengajak masyarakat datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menyalurkan suara.
“Ada isu orang pikir nggak usah datang ke TPS, Pak Agus sudah pasti menang. Nah ini kan isu politik yang sengaja dibuat, biar masyarakat bingung,” kata Agus yang ditemui disela acara Deklarasi Pilkada Buleleng Berintegritas dan Damai yang digelar di Taman Kota Singaraja, Jumat (4/11) sore.
Agus mengaku sudah menjalin komunikasi dengan KKPU Buleleng soal alat peraga kampanye calon tunggal. Namun faktanya hingga sore kemarin belum ada penjelasan dari KPU RI. “Mudah-mudahan cepat. Kalau cepat artinya kami bisa manfaatkan momen itu belajar mencoblos calon tunggal,” imbuhnya.
Sementara itu Ketua KPU Buleleng Gede Suardana mengakui sampai saat ini belum ada kejelasan soal metode kampanye satu pasangan calon. Gede menyatakan KPU Buleleng belum menerima regulasi dari KPU RI soal teknis metode kampanye calon tunggal. “Jika sudah ada, maka KPU akan segea lakukan sosialisasi pada pasangan calon dan masyarakat,” katanya.
Meski belum ada petunjuk resmi, ia mempersilahkan pasangan calon mengkampanyekan dirinya kepada masyarakat dan menyampaikan visi misinya.
“Kita tunggu saja petunjuk dari KPU RI. Saat ini sudah ada pembahasan di tingkat KPU RI, jadi paling aman posisinya, kita tunggu regulasi itu,” tegas Gede.[pan/psk]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 582 Kali
04
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 453 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026