Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Cuaca Ekstrem, Distribusi dari Mata Air Perumda TAB Terganggu
BERITABALI.COM, TABANAN.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari belakangan ini sedikit tidaknya membuat pelayanan Perumda Tirta Amerta Bhuana (TAB) Tabanan terganggu.
Sejumlah gangguan pun dilaporkan, di antaranya terjadi di wilayah unit Baturiti, dimana terdapat kebocoran pipa transmisi di mata air Tasakan Perean barat yang disebabkan oleh adanya pohon bambu yang tumbang. Gangguan ini pun berdampak pada pelanggan yang ada di Perean barat dan sekitarnya.
“Untuk gangguan ini terjadi pada Kamis (14/3) dan saat itu juga langsung ditangani oleh petugas teknis sehingga pada sore hari pelayanan sudah kembali normal,” ujar Kasubag Humas Perumda TAB I Wayan Agus Suanjaya, Jumat (15/3).
Selanjutnya pompa di mata air Kerobokan, Mekarsari, Baturiti, juga tidak dapat beroperasi secara optimal setelah ada kabel PLN yang tertimpa pohon. “Untuk gangguan ini juga sudah bisa tertangani dan pelayanan sudah kembali normal," ujarnya.
Pada unit Selemadeg, pihaknya juga mendapatkan laporan pada Rabu (15/3) bahwa pompa di mata air Kanciana, Kemetug, Selemadeg Timur tidak dapat beroperasi secara optimal karena ada kabel PLN yang tertimpa pohon tumbang. “Saat ini pelayanan sudah kembali normal,” ujarnya.
Kendatipun pelayanan telah kembali normal, pihaknya tetap mengimbau pelanggan untuk waspada dan senantiasa menampung air. Sebab cuaca ekstrimn diperkirakan masih akan terjadi selama beberapa pekan ke depan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 978 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 796 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 615 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 571 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik