Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Dana Transfer Pusat ke Jembrana 2026 Turun Rp99,4 Miliar, Terbesar dalam Sejarah
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kabupaten Jembrana menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan keuangan daerah tahun 2026. Pasalnya, dana transfer dari pemerintah pusat yang selama ini menjadi sumber utama pendapatan daerah mengalami penurunan tajam.
Sekda Jembrana I Made Budiasa menyebutkan, transfer ke daerah tahun 2026 turun sebesar Rp99,4 miliar atau 12,5 persen dibandingkan tahun 2025. Kondisi ini menjadi penurunan paling tajam dalam sejarah keuangan Jembrana.
“Pendapatan transfer pusat ke daerah tahun 2025 mencapai 68 persen dari total pendapatan daerah Rp1,17 triliun. Namun tahun 2026 justru turun signifikan, padahal sebelumnya diproyeksikan naik 2 persen,” jelas Sekda Budiasa, Kamis (25/9/2025).
Ia menegaskan beberapa alokasi dana yang semula mendukung langsung layanan dasar masyarakat kini ditiadakan. Misalnya DAU bidang pendidikan Rp31,6 miliar, DAU kesehatan Rp11,5 miliar, DAU gaji dan tunjangan PPPK Rp14,1 miliar, serta insentif fiskal Rp14,6 miliar. Semua alokasi itu menjadi nol di tahun 2026. Selain itu, DAU block grant juga ikut turun Rp13,1 miliar.
Menurut Budiasa, kondisi ini berpotensi menghambat layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, serta mempersempit ruang fiskal untuk belanja wajib maupun kebutuhan mendesak.
“Menyikapi situasi ini, TAPD akan menyesuaikan postur Rancangan APBD 2026 baik pendapatan maupun belanja. Kami juga masih menunggu arahan strategis dari Bapak Bupati,” katanya.
Meski begitu, Sekda menegaskan Pemkab Jembrana tetap berkomitmen memberikan pelayanan publik terbaik. Ia juga mengajak masyarakat serta media mendukung langkah pemerintah daerah agar stabilitas fiskal tetap terjaga.
Baca juga:
Di Desa Baturinggit, Bupati Gede Dana Sebut Telah Naikkan Penyaluran Dana Transfer ke Desa
“Kami berharap bersama-sama bisa menjaga kondusifitas dan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Jembrana,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5828 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2562 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2206 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan