Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 5 Agustus 2026
Darah Bakal Terus Berceceran di Ukraina
Senin, 25 Desember 2017,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pertumpahan darah di Donbass, Ukraina bagian timur antara pemberontak pro-Rusia melawan militer Ukraina tampaknya tidak akan berhenti dalam waktu dekat ini. Darah bakal terus berceceran di sana.
Perkiraan ini muncul setelah akhir pekan ini Departemen Amerika Serikat (AS) memutuskan akan menjual senjata mematikan untuk Ukraina sebagai usaha membantu negara itu menghadapi pemberontak pro-Rusia.
Televisi ABC melaporkan, paket senjata mematikan senilai USD47 juta dolar itu mencakup penjualan 210 misil anti-tank dan 35 peluncur misil.
Keputusan AS itu langsung diprotes Rusia. Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov menyebut keputusan AS itu bisa memicu konflik baru di wilayah Donbass, Ukraina bagian timur.
Beberapa hari lalu Pemerintah Ukraina dan pemberontak pro-Rusia mencapai kesepakatan gencatan senjata menjelang Tahun Baru dan perayaan Natal Gereja Ortodoks. Tapi tak lama, karena kedua pihak melanggar kesepakatan tersebut.
Deputi Menteri Luar Negeri Rusia yang lain, Grigory Karasin mengatakan bahwa manuver AS itu dapat merusakan upaya mewujudkan kesepakatan politik di Ukraina.
Langkah itu juga akan menyulitkan penerapan Perjanjian Minsk pada 2015. Perjanjian Minsk pada 2015 lalu yang ditandatangani oleh Rusia, Ukraina, dan sejumlah negara Eropa lainnya, berisi tentang upaya untuk mengakhiri konflik di Donbass antara Ukraina dan pemberontak yang didukung Kremlin.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyerukan untuk menjalin hubungan yang lebih baik dengan Rusia. Namun, ya itu tadi, bantuan persenjataan ang diberikan ke Ukraina kemungkinan mengancam rencana tersebut.
Menlu AS Rex Tillerson pernah memperingatkan Rusia bahwa pertikaian menyangkut Ukraina merupakan satu-satunya rintangan paling sulit dalam usaha menghangatkan hubungan antara kedua negara.
Berita Premium
Reporter: Kominfo NTB
Berita Terpopuler
01
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1070 Kali
02
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 896 Kali
03
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 817 Kali
04
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 536 Kali
05
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 410 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026