Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Desa Kampial Tanpa Lelah Edukasi Prokes Saat PPKM Darurat
BERITABALI.COM, BADUNG.
Desa Adat Kampial, Kuta Selatan, Badung, terus mengingatkan kesadaran masyarakat agar tetap mengedepankan protokol kesehatan serta mengikuti imbauan pemerintah agar Pandemi Covid-19 segera mungkin dapat ditanggulangi.
Hal ini juga dalam upaya mengedukasi masyarakat terkait memutus rantai penyebaran Covid-19 selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Tentunya, pembinaan tetap dilakukan tetap mengedepankan upaya preventif dan edukatif.
Hal itu disampaikan, Bendesa Adat Kampial, I Nyoman Sudiarta, yang turun langsung melakukan pembinaan dan pengawasan kepada masyarakat terutama para pedagang di wilayahnya, Sabtu (10/7) di desa setempat.
"Adapun langkah-langkah telah dilakukan oleh Desa Adat jelas mengikuti arahan dan petunjuk dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten, Provinsi meneruskan dari intruksi Menteri dalam Negeri dalam rangka penyebaran Covid-19," jelasnya.
Desa adat dalam hal ini juga telah membentuk Satgas Covid-19 berbasis Desa Adat. Ia mengakui banyak yang telah mulai lelah melihat Pandemi Covid-19 ternyata berkelanjutan begitu panjang sampai saat ini.
"Ini benar-benar menguras energi, dana dan jika dilihat juga masyarakat tidak dapat berusaha, lapangan pekerjaan tidak ada, ditambah beban yang harus semakin berat dipikul," katanya.
Maka dari itu, edukasi ke tengah masyarakat tidak pernah lelah akan terus dilakukan bersama Satgas Gotong Royong Desa Adat Kampial. Terutama dalam mengajak seluruh komponen masyarakat dan pelaku usaha secara disiplin dalam penerapan Prokes.
"Hanya dengan cara tersebut kita mengajak seluruh lapisan masyarakat ikut serta dalam proses ini. Jika separuh ada masyarakat cuek, maka masalah ini akan terus berkepanjangan," paparnya.
Sudiarta kembali menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat.
"Jika dilihat sampai saat ini PPKM telah berlansung selama 1,5 tahun. Maka, sangat penting kesadaran personal masing-masing. Tanpa itu juga, akan sulit menekan penyebaran Pandemi Covid-19 ini," tutupnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2329 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1977 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun