Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Desa Lebih Panen Perdana 5,2 Ton Padi Organik Cigelis Seluas 1 Hektar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Petani di Desa Lebih melakukan pengubinan pertanian organik di Subak Purna Jaya seluas 1 hektar. Hasil yang diperoleh cukup memuaskan, yakni 5,2 ton.
Perbekel Desa lebih, I wayan Agus Muliana, menyatakan tujuan ke pertanian organik agar ke depan hasil padi sehat.
“Kami mengedukasi petani, kami harus berjuang keras. Memang awal panen belum maksimal, namun kami beri subsidi bibit serta bubut dan pendampingan bagaimana tata cara pertanian organik,” ujar dia, Jumat (11/11).
Sumber biaya awal dari program ketahanan pangan dari dana desa. Program itu wajib dipakai dari dana desa. Padi yang panen kali ini adalah jenis cigelis. Dengan luasan 1 hektar, hasilnya tidak mengecewakan.
“Namun perlu kami evaluasi dalam pola tanam,” jelasnya.
Mengenai peranan petani, pihaknya minta dukungan petani, subak dan unsur pendukung lainnya. “Ketika padi dihasilkan, diserap dan dipasarkan, agar petani percaya diri menanam organik,” jelasnya.
Dari organik ini, dia berharap masyarakat mendukung petani organik. “Beras yang dihasilkan, agar dibeli untuk menuju pola hidup sehat. Mohon ikut support petani,” jelasnya.
Kepada pemerintah, bila ingin serius ke organik, agar meniadakan subsidi pupuk kimia. “Agar beralih subsidi pupuk organik. Apabila langkah itu diambil, maka akan mempercepat pertanian organik,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 591 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 465 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan