Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Dewan Baru Pilih Hadir
Negara
Selasa, 11 Agustus 2009,
16:59 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Meski masih terjadi pro kontra antara legislatif dengan eksekutif terkait jadwal pelantikan dan pengambilan sumpah anggota DPRD Jembrana 2009-2014, sejumlah anggota dewan anyar lebih memilih hadir sesuai undangan yang telah diterimanya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, kisruh terkait jadwal pelantikan dan pengambilan sumpah dewan anyar ini berawal belum ditemukannya kata sepakat antara pihak legislatif dengan eksekutif. Pelantikan versi eksekutif akan dilaksanakan Kamis (13/8) mendatang.
Sementara, legislatif menghendaki pelantikan dilaksanakan Jumat (14/8). Namun, anggota dewan anyar telah menerima undangan pelantikan dan pengambilan sumpah pada Kamis (13/8).
I Kade Darma Susila, salah seorang anggota dewan anyar saat dikonfirmasi, Selasa (11/8) mengakui kalau pihaknya telah mendapat undangan pelantikan pada Kamis (13/8).
-uKita cari amannya. Apalagi hanya ada satu undangan resmi yakni tanggal 13 saja. Kalau tanggal 14 tidak ada. Makanya saya akan datang, terlepas soal dilantik atau tidak itu urusan belakang, yang penting hadiri undangan itu dulu,-u tandas dewan anyar usungan Partai Gerindra.
Sedangkan, I Ketut Murtiasih, anggota dewan anyar asal PIB mengaku juga akan menghadiri undangan Kamis (13/8) mendatang. -uKarena itu undangan pelantikan dewan baru dan saya sebagai wakil rakyat yang harus dilantik, konsekuensinya harus menghadirinya. Masalah nanti diundur dan sebagainya, lihat nanti saja, -u ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan, Ketut Suarta, anggota dewan baru asal PNBK. Menurut Suarta sebagai wakil rakyat dirinya berkewajiban untuk datang dalam pelantikan pada Kamis (13/8) sesuai undangan yang diterimanya.
-uKarena itu undangan resmi untuk pelantikan anggota dewan, saya secara pribadi dan sebagai wakil rakyat jelas akan hadir memenuhi undangan tersebut karena itu moment penting,-u ujarnya.
Semestinya, kata Suarta, dewan harus bisa bersinergi dengan eksekutif untuk membangun Jembrana. -uSebagai wakil rakyat hendaknya jangan bertentangan dengan eksekutif dengan tidak menghilangkan fungsi kontrol,- ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi A, Putu Dwita saat dikonfrimasi terpisah, Selasa (11/8) tetap kekeh kalau pelantikan yang dilakukan pada Kamis (13/8) tidak sesuai dengan aturan ketatanegeraan.
-uAcuan kita adalah hasil rapat paripurna serta penjelasan KPU kalau jadwal pelantikan tanggal 14 Agustus. Nah kalau tetap dipaksakan dan acara pelantikan tidak ada yang mimpin dari unsur pimpinan dewan, acara itu jelas tidak sah,-u tandasnya. (dey)
Seperti yang diberitakan sebelumnya, kisruh terkait jadwal pelantikan dan pengambilan sumpah dewan anyar ini berawal belum ditemukannya kata sepakat antara pihak legislatif dengan eksekutif. Pelantikan versi eksekutif akan dilaksanakan Kamis (13/8) mendatang.
Sementara, legislatif menghendaki pelantikan dilaksanakan Jumat (14/8). Namun, anggota dewan anyar telah menerima undangan pelantikan dan pengambilan sumpah pada Kamis (13/8).
I Kade Darma Susila, salah seorang anggota dewan anyar saat dikonfirmasi, Selasa (11/8) mengakui kalau pihaknya telah mendapat undangan pelantikan pada Kamis (13/8).
-uKita cari amannya. Apalagi hanya ada satu undangan resmi yakni tanggal 13 saja. Kalau tanggal 14 tidak ada. Makanya saya akan datang, terlepas soal dilantik atau tidak itu urusan belakang, yang penting hadiri undangan itu dulu,-u tandas dewan anyar usungan Partai Gerindra.
Sedangkan, I Ketut Murtiasih, anggota dewan anyar asal PIB mengaku juga akan menghadiri undangan Kamis (13/8) mendatang. -uKarena itu undangan pelantikan dewan baru dan saya sebagai wakil rakyat yang harus dilantik, konsekuensinya harus menghadirinya. Masalah nanti diundur dan sebagainya, lihat nanti saja, -u ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan, Ketut Suarta, anggota dewan baru asal PNBK. Menurut Suarta sebagai wakil rakyat dirinya berkewajiban untuk datang dalam pelantikan pada Kamis (13/8) sesuai undangan yang diterimanya.
-uKarena itu undangan resmi untuk pelantikan anggota dewan, saya secara pribadi dan sebagai wakil rakyat jelas akan hadir memenuhi undangan tersebut karena itu moment penting,-u ujarnya.
Semestinya, kata Suarta, dewan harus bisa bersinergi dengan eksekutif untuk membangun Jembrana. -uSebagai wakil rakyat hendaknya jangan bertentangan dengan eksekutif dengan tidak menghilangkan fungsi kontrol,- ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi A, Putu Dwita saat dikonfrimasi terpisah, Selasa (11/8) tetap kekeh kalau pelantikan yang dilakukan pada Kamis (13/8) tidak sesuai dengan aturan ketatanegeraan.
-uAcuan kita adalah hasil rapat paripurna serta penjelasan KPU kalau jadwal pelantikan tanggal 14 Agustus. Nah kalau tetap dipaksakan dan acara pelantikan tidak ada yang mimpin dari unsur pimpinan dewan, acara itu jelas tidak sah,-u tandasnya. (dey)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5964 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2649 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2302 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026