Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Diduga Stres, Wisatawan Asing Telanjang Jalan Kaki di Canggu
BERITABALI.COM, BADUNG.
Diduga stres atau depresi, seorang wisatawan asing nekat berjalan kaki dengan kondisi telanjang bulat di kawasan Canggu, Senin (30/3/2020). Kejadian ini viral di media sosial.
Bule berkepala plontos yang belum diketahui kewarganegaraan itu direkam warga sedang berjalan kaki dipinggir jalan dalam kondisi telanjang bulat. Kejadian ini terekam di sebelah utara kantor desa Tibubeneng, Canggu, Kuta Utara.
Menurut Camat Kuta Utara, I Putu Eka Parmana, dari keterangan beberapa orang warga, bule pria tersebut datang dari kawasan Brawa Canggu. Kondisi bule itu bugil dan singgah di sebelah utara kantor desa Tibubeneng, Canggu, Kuta Utara.
Namun katanya, warga tidak ada yang berani mendekat atau pun menegur. Pasalnya warga takut karena saat ini merebak virus Corona.
"Tidak ada yang berani mendekat karena kita takut dengan kondisi yang sekarang ini soal Covid-19. Tapi saat diia jalan kaki, terus diawasi oleh pecalang," terangnya dikonfirmasi wartawan Senin (30/3/2020).
Menurutnya, Satgas Covid-19 kecamatan dan desa sudah ada di lapangan memantau bule itu. Hanya saja belum berani mengambil tindakan.
Setelah berkoordinasi, petugas Puskesmas setempat datang ke lokasi lengkap dengan alat pelindung diri.
"Langsung kami amankan dan dibantu seorang bule juga tapi bukan temannya," ujar Eka.
Selanjutnya, petugas meminjam baju warga dan mengenakannya ke bule tersebut. Petugas lalu membawanya ke RSUP Sanglah Denpasar untuk menjalani perawatan medis.
Sebelum dibawa, petugas sempat menginterogasi bule itu tapi tidak mau menjawab. Yang keluar hanya kata-kata "Amerika". Eka mengatakan pihaknya belum mengetahui pasti apakah bule tersebut berasal dari Amerika.
"Kami tidak tahu apakah dia berasal dari Amerika. Tapi bule itu sempat membenturkan kepalanya di lantai sampai berdarah. Mungkin dia depresi karena masalah adanya pembatasan keluar untuk orang asing, tidak dapat keluar dia ke tempat wisata untuk hiburan. Dia stres, depresi dia," terang Parmana.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4480 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2295 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1864 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1579 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1026 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun