Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Dihantam Truk, Nyawa ABG Melayang
Mendoyo
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Nyawa I Wayan Pasek Giriana (18), anak baru gede (ABG) warga Dusun Bumbungan, Yehembang, Mendoyo tidak tertolong saat truk P 7806 BW yang nekad menyalip truk sarat muatan, menghantamnya di kilometer 81 jalan jurusan Denpasar Gilimanuk.
Dari informasi di lapangan, kejadian ini bermula dari truk yang dikemudikan Sukarwiyanto (49) asal Jalan Wijaya Kusuma, Lingkungan Tirto Puro, Kalipuro, Banyuwangi yang melaju dari arah barat, nekad menyalip truk tronton
di depannya, padahal pandangan di depannya tidak bebas karena situasi jalan menanjak.
Dari arah berlawanan korban yang mengendarai Yamaha Force One DK 2363 GL sedang melaju sejajar dengan I Komang Sunawan (23), teman sekampungnya yang mengendarai Honda Supra DK 5619 FV.
Karena jalurnya diambil oleh truk tersebut, kedua motor tersebut bersenggolan lalu oleng.
"Motor Sunawan oleng ke kiri sedangkan motor korban oleng ke kanan yang kemudian menghantam truk tersebut," ujar seorang saksi mata.
Kontan, benturan keras tersebut membuat motor yang dikendarai Giriana ringsek berat dan Giriana sendiri sekarat dengan luka robek di dagu, punggung kanan bengkak dan dadanya lebam.
Korban kemudian dilarikan ke RSU Negara, namun nyawanya sudah tidak tertolong lagi. Giriana meregang nyawa di
RSU Negara. Sementara nasib Sunawan, lebih baik. Sunawan hanya menderita lecet di lutut saja setelah terjungkal di pinggir jalan.
Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Wahyu Tri Cahyono didampingi Lanit Laka, Ipda I Made Swandra, seizin Kapolres Jembrana, Rabu (6/8) mengatakan kecelakaan ini murni karena kesalahan sopir truk yang tidak melihat situasi
saat menyalip kendaraan di depannya.
"Kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan dan menelan satu korban jiwa itu, murni terjadi korena sopir truk
yang menjadi tersangka itu tidak memperhatikan kondisi jalan saat akan menyalip truk tronton di depannya,"ujar ketika dikonfirmasi.
Lanjut Tri Cahyono, semestinya truk tidak memaksakan diri menyalip dengan kondisi pandangan yang tidak bebas.
"Dengan demikian tentunya sopir tidak melihat keadaan dari arah yang berlawanan. Akibat kenekatan ini, sopir truk itu
harus bertanggungjawab atas kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa ini,"pungkasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2951 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2018 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun