Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Dipicu LPG Bocor, Gudang di Seririt Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebuah gudang di Jalan Sudirman Nomor 81, Kecamatan Seririt, Buleleng, ludes terbakar pada Jumat (31/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu kebocoran tabung gas elpiji saat sejumlah pekerja melakukan aktivitas memasak di lokasi.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, satu bangunan gudang hangus terbakar dan kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan kebakaran terjadi saat sejumlah pekerja sedang menyiapkan makanan dan sarana upacara di dalam gudang.
Sekitar pukul 09.00 Wita, tabung gas elpiji yang digunakan untuk memasak diduga mengalami kebocoran hingga mengeluarkan api.
"Menurut keterangan para saksi, api berasal dari tabung gas yang diduga bocor saat digunakan memasak," ujar Iptu Yohana, dikonfirmasi Jumat (31/7).
Para pekerja sempat berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke bagian bangunan lainnya. Namun, kobaran api semakin membesar setelah menyambar perlengkapan banten yang berada di dalam gudang. Melihat api semakin membesar, para pekerja kemudian menyelamatkan diri dan meminta pertolongan warga sekitar. Salah seorang warga selanjutnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Armada tersebut terdiri dari dua unit Damkar Buleleng, dua unit Damkar Seririt, dan satu unit Damkar Celukan Bawang.
Petugas berjibaku memadamkan api selama lebih dari dua jam. Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.15 Wita.
Kebakaran tersebut menghanguskan satu bangunan gudang. Meski bangunan terbakar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.
Setelah menerima informasi kebakaran, personel Polsek Seririt langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan awal.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kebakaran dipicu kebocoran tabung gas elpiji yang kemudian menyambar perlengkapan banten di dalam bangunan. Material tersebut membuat api cepat membesar dan melalap bangunan gudang.
Iptu Yohana mengatakan pemilik gudang tidak membuat laporan polisi dan memilih menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Pemilik juga telah membuat surat pernyataan terkait kejadian tersebut.
"Pemilik gudang tidak membuat laporan polisi dan memilih menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Yang bersangkutan juga telah membuat surat pernyataan," pungkas Iptu Yohana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5752 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4590 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2550 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2196 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan