Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Ditemukan Sarkopagus di Areal Tanah Galian
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penemuan sebuah benda bersejarah purbakala, berupa Sarkopagus (kubur batu), Sabtu (16/2) menggegerkan warga Desa Alassangker, Buleleng. Sarkopagus tersebut ditemukan di areal tanah galian milik Gede Suara, warga setempat.
Benda yang terbuat dari batu tersebut ditemukan pertama kali oleh Gusti Lanang Arnawa (44), saat sedang mengamati tebing bekas galian milik Gede Suara yang memang berada di pinggir jalan Desa Alasangker.“Di bekas galian, saya temukan tiga guci terbuat dari tanah liat, satu masih utuh, dua lagi sudah rusak,” ungkap Gusti Lanang Arnawa.
Belum sempat payuk itu dikeluarkan dari dalam tanah, Gusti Lanang sudah dikagetkan kembali dengan penemuan benda yang bentuknya lebih aneh. Benda berbentuk peti mati itu ditemukan tak jauh dari guci yang ditemukan sebelumnya.“Saya kemudian mengajak seorang teman, Sariada, untuk menggalinya,” cerita Lanang Arnawa.
“Didalam benda ditemukan serpihan gigi dan tulang, sehingga kuat dugaan benda itu sebuah batu kubur dari zaman lampau, lantas saya laporkan ke Polres Buleleng,” ujar Gusti Lanang Arnawa.
Polisi yang menerima laporan masyarakat langsung mendatangi lokasi penemuan benda purbakala dan memasang 'police line' di sekitar lokasi. Dan untuk mengungkap asal-usul benda purbakala tersebut, rencananya polisi akan mendatangkan pakar Arkeologi dari Denpasar.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2304 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan